jamu

Font Size

Print

SHARE

Tweet it Digg it Google

 

Walid Saffour, Perwakilan Koalisi Oposisi Suriah di Inggris menyatakan bahwa sejumlah negara Eropa akan mulai mengirim senjata untuk kelompok militan di Suriah menyusul perubahan sanksi Uni Eropa terhadap negara Arab itu.

 

Kamis (28/2) Uni Eropa merevisi embargo senjatanya untuk Suriah guna mempersiapkan jalan bagi pengiriman kendaraan lapis baja, dan perangkat militer non-mematikan serta bantuan teknis kepada kelompok-kelompok bersenjata Suriah.

 

Saffour kepada Guardian Jumat (1/3) menyatakan bahwa setelah revisi tersebut mengakhiri pembatasan bantuan dari negara-negara Eropa untuk kelompok bersenjata.

 

"Kemungkinan [bantuan] itu berupa amunisi dan senjata berkualitas yang kita perlukan," kata Saffour seraya menambahkan bahwa para anasir bersenjata di Suriah kekurangan amunisi. "Kami berharap ada perubahan pada sidang Friends of Syria diIstanbul, Turki."

 

Seorang tokoh oposisi yang akrab dengan penyelundupan senjata ke Suriah melalui perbatasan Turki mengatakan, "Dalam beberapa waktu terakhir penyelundupan senjata ke Suriah dilakukan lebih mudah menyusul instruksi dari para pejabat AS dan Turki."(IRIB Indonesia/MZ/RM)

Tags:

Comments

Name
Mail Address
Description