Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Sabtu, 16 April 2016 15:55

Jihad Muslimah dalam Perspektif Islam

Perjuangan dan jihad adalah masalah suci bila dimaksudkan untuk membela. Oleh karena itu, masyarakat di seluruh dunia menghormati para pasukan yang tewas dalam memperjuangkan kemanusiaan atau negara mereka. Mereka akan disebut sebagai para pahlawan.

Kota kuno bersejarah Palmyra di Suriah yang jatuh ke tangan kelompok teroris Takfiri Daesh, beberapa waktu berhasil dibebaskan melalui operasi luas militer Suriah. Kebebasan kembali mewarnai kota tersebut. Di sela-sela pendudukan Daesh atas kota bersejarah itu, selain ratusan warga menjadi korban brutalitas kelompok teroris Daesh, juga banyak bangunan bersejarah yang dihancurkan.
Intervensi militer di Yaman pada 25 Maret 2015 dimulai dengan serangan udara koalisi negara-negara regional pimpinan Arab Saudi bersandi “Badai Mematikan” dan satu bulan kemudian dilanjutkan dengan operasi baru bersandi “Revivalisasi Harapan”.
Rabu, 09 Maret 2016 15:45

Interaksi Uni Eropa Terhadap Iran

Hubungan Republik Islam Iran dan Uni Eropa dalam lima tahun terakhir menurun drastis, khususnya di sektor perdagangan dan ekonomi, menyusul partisipasi Eropa dalam pemberlakuan sanksi unilateral yang diprakarsai Amerika Serikat.

Hubungan Iran dan Amerika Serikat selama 37 tahun terakhir, yakni terhitung pasca kemenangan Revolusi Islam Iran, dipenuhi dengan catatan permusuhan. Sejak awal pembentukan pemerintahan Islam di Iran, Amerika Serikat tidak pernah berhenti berupaya menggulingkan pemeritah Islam Iran melalui kudeta gagal, bantuan terhadap rezim Saddam Hossein Irak pada era Perang Pertahanan Suci, serta koordinasi berbagai interferensi di kancah internasional dengan memberlakukan berbagai sanksi.

Rabu, 09 Maret 2016 15:18

Afghanistan dalam Setahun Terakhir

Kabar tewasnya Mulla Muhammad Omar, gembong Taliban Afghanistan, ternyata memiliki pengaruh internal besar di dalam dan luar negeri Afghanistan. Ini bukan pertama kalinya Mulla Omar dikabarkan tewas pada tahun 2015 oleh sejumlah pejabat tinggi pemerintah Afghanistan atau Pakistan.

Politik luar negeri Iran dalam hubungan dengan negara-negara Islam berlandaskan pada perwujudan stabilitas, ketenangan dan persatuan umat Islam.

Rezim Saddam selama era Perang Pertahanan Suci, telah melancarkan berbagai serangan bom kimia ke banyak kota Iran dan melakukan berbagai kejahatan kemanusiaan keji. Dalam serangan tersebut lebih dari 100 ribu warga gugur syahid atau terluka. Namun mengingat kebungkaman masyarakat internasional, rezim Saddam mengulangi kejahatannya pada 16 Maret 1988di kota Halabcheh, Kurdistan, Irak. Bombardir senjata kimia di Halabcheh telah merenggut nyawa 5.000 perempuan, laki-laki dan anak-anak.

Tahun pertama pemerintahan Jenderal Abdel Fattah al-Sisi diwarnai oleh serangkaian peristiwa penting. Peristiwa itu antara lain, peningkatan drastis kekerasan, tindakan represif, penangkapan sepihak, penyiksaan, vonis yang tidak adil, penghapusan oposisi khususnya pendukung Ikhwanul Muslimin, dan legalisasi penindakan oposan Mesir melalui pengesahan undang-undang anti-terorisme.

Mesir telah melewati salah satu fase yang paling menggemparkan dalam sejarahnya sepanjang tahun 2011-2015. Setelah gelombang Kebangkitan Islam menyapu wilayah Asia Barat dan Afrika Utara, pemerintahan 30 tahun Hosni Mubarak menyaksikan protes rakyat sejak tanggal 25 Januari 2011. Mubarak hanya mampu bertahan 17 hari menghadapi protes itu dan ia memilih meletakkan jabatannya pada 11 Februari 2011.

Sabtu, 16 April 2016 15:55

Jihad Muslimah dalam Perspektif Islam

Perjuangan dan jihad adalah masalah suci bila dimaksudkan untuk membela. Oleh karena itu, masyarakat di seluruh dunia menghormati para pasukan yang tewas dalam memperjuangkan kemanusiaan atau negara mereka. Mereka akan disebut sebagai para pahlawan.

Kota kuno bersejarah Palmyra di Suriah yang jatuh ke tangan kelompok teroris Takfiri Daesh, beberapa waktu berhasil dibebaskan melalui operasi luas militer Suriah. Kebebasan kembali mewarnai kota tersebut. Di sela-sela pendudukan Daesh atas kota bersejarah itu, selain ratusan warga menjadi korban brutalitas kelompok teroris Daesh, juga banyak bangunan bersejarah yang dihancurkan.
Intervensi militer di Yaman pada 25 Maret 2015 dimulai dengan serangan udara koalisi negara-negara regional pimpinan Arab Saudi bersandi “Badai Mematikan” dan satu bulan kemudian dilanjutkan dengan operasi baru bersandi “Revivalisasi Harapan”.
Rabu, 09 Maret 2016 15:45

Interaksi Uni Eropa Terhadap Iran

Hubungan Republik Islam Iran dan Uni Eropa dalam lima tahun terakhir menurun drastis, khususnya di sektor perdagangan dan ekonomi, menyusul partisipasi Eropa dalam pemberlakuan sanksi unilateral yang diprakarsai Amerika Serikat.

Hubungan Iran dan Amerika Serikat selama 37 tahun terakhir, yakni terhitung pasca kemenangan Revolusi Islam Iran, dipenuhi dengan catatan permusuhan. Sejak awal pembentukan pemerintahan Islam di Iran, Amerika Serikat tidak pernah berhenti berupaya menggulingkan pemeritah Islam Iran melalui kudeta gagal, bantuan terhadap rezim Saddam Hossein Irak pada era Perang Pertahanan Suci, serta koordinasi berbagai interferensi di kancah internasional dengan memberlakukan berbagai sanksi.

Rabu, 09 Maret 2016 15:18

Afghanistan dalam Setahun Terakhir

Kabar tewasnya Mulla Muhammad Omar, gembong Taliban Afghanistan, ternyata memiliki pengaruh internal besar di dalam dan luar negeri Afghanistan. Ini bukan pertama kalinya Mulla Omar dikabarkan tewas pada tahun 2015 oleh sejumlah pejabat tinggi pemerintah Afghanistan atau Pakistan.

Politik luar negeri Iran dalam hubungan dengan negara-negara Islam berlandaskan pada perwujudan stabilitas, ketenangan dan persatuan umat Islam.

Rezim Saddam selama era Perang Pertahanan Suci, telah melancarkan berbagai serangan bom kimia ke banyak kota Iran dan melakukan berbagai kejahatan kemanusiaan keji. Dalam serangan tersebut lebih dari 100 ribu warga gugur syahid atau terluka. Namun mengingat kebungkaman masyarakat internasional, rezim Saddam mengulangi kejahatannya pada 16 Maret 1988di kota Halabcheh, Kurdistan, Irak. Bombardir senjata kimia di Halabcheh telah merenggut nyawa 5.000 perempuan, laki-laki dan anak-anak.

Tahun pertama pemerintahan Jenderal Abdel Fattah al-Sisi diwarnai oleh serangkaian peristiwa penting. Peristiwa itu antara lain, peningkatan drastis kekerasan, tindakan represif, penangkapan sepihak, penyiksaan, vonis yang tidak adil, penghapusan oposisi khususnya pendukung Ikhwanul Muslimin, dan legalisasi penindakan oposan Mesir melalui pengesahan undang-undang anti-terorisme.

Mesir telah melewati salah satu fase yang paling menggemparkan dalam sejarahnya sepanjang tahun 2011-2015. Setelah gelombang Kebangkitan Islam menyapu wilayah Asia Barat dan Afrika Utara, pemerintahan 30 tahun Hosni Mubarak menyaksikan protes rakyat sejak tanggal 25 Januari 2011. Mubarak hanya mampu bertahan 17 hari menghadapi protes itu dan ia memilih meletakkan jabatannya pada 11 Februari 2011.

Sabtu, 16 April 2016 15:55

Jihad Muslimah dalam Perspektif Islam

Perjuangan dan jihad adalah masalah suci bila dimaksudkan untuk membela. Oleh karena itu, masyarakat di seluruh dunia menghormati para pasukan yang tewas dalam memperjuangkan kemanusiaan atau negara mereka. Mereka akan disebut sebagai para pahlawan.

Kota kuno bersejarah Palmyra di Suriah yang jatuh ke tangan kelompok teroris Takfiri Daesh, beberapa waktu berhasil dibebaskan melalui operasi luas militer Suriah. Kebebasan kembali mewarnai kota tersebut. Di sela-sela pendudukan Daesh atas kota bersejarah itu, selain ratusan warga menjadi korban brutalitas kelompok teroris Daesh, juga banyak bangunan bersejarah yang dihancurkan.
Intervensi militer di Yaman pada 25 Maret 2015 dimulai dengan serangan udara koalisi negara-negara regional pimpinan Arab Saudi bersandi “Badai Mematikan” dan satu bulan kemudian dilanjutkan dengan operasi baru bersandi “Revivalisasi Harapan”.
Rabu, 09 Maret 2016 15:45

Interaksi Uni Eropa Terhadap Iran

Hubungan Republik Islam Iran dan Uni Eropa dalam lima tahun terakhir menurun drastis, khususnya di sektor perdagangan dan ekonomi, menyusul partisipasi Eropa dalam pemberlakuan sanksi unilateral yang diprakarsai Amerika Serikat.

Hubungan Iran dan Amerika Serikat selama 37 tahun terakhir, yakni terhitung pasca kemenangan Revolusi Islam Iran, dipenuhi dengan catatan permusuhan. Sejak awal pembentukan pemerintahan Islam di Iran, Amerika Serikat tidak pernah berhenti berupaya menggulingkan pemeritah Islam Iran melalui kudeta gagal, bantuan terhadap rezim Saddam Hossein Irak pada era Perang Pertahanan Suci, serta koordinasi berbagai interferensi di kancah internasional dengan memberlakukan berbagai sanksi.

Rabu, 09 Maret 2016 15:18

Afghanistan dalam Setahun Terakhir

Kabar tewasnya Mulla Muhammad Omar, gembong Taliban Afghanistan, ternyata memiliki pengaruh internal besar di dalam dan luar negeri Afghanistan. Ini bukan pertama kalinya Mulla Omar dikabarkan tewas pada tahun 2015 oleh sejumlah pejabat tinggi pemerintah Afghanistan atau Pakistan.

Politik luar negeri Iran dalam hubungan dengan negara-negara Islam berlandaskan pada perwujudan stabilitas, ketenangan dan persatuan umat Islam.

Rezim Saddam selama era Perang Pertahanan Suci, telah melancarkan berbagai serangan bom kimia ke banyak kota Iran dan melakukan berbagai kejahatan kemanusiaan keji. Dalam serangan tersebut lebih dari 100 ribu warga gugur syahid atau terluka. Namun mengingat kebungkaman masyarakat internasional, rezim Saddam mengulangi kejahatannya pada 16 Maret 1988di kota Halabcheh, Kurdistan, Irak. Bombardir senjata kimia di Halabcheh telah merenggut nyawa 5.000 perempuan, laki-laki dan anak-anak.

Tahun pertama pemerintahan Jenderal Abdel Fattah al-Sisi diwarnai oleh serangkaian peristiwa penting. Peristiwa itu antara lain, peningkatan drastis kekerasan, tindakan represif, penangkapan sepihak, penyiksaan, vonis yang tidak adil, penghapusan oposisi khususnya pendukung Ikhwanul Muslimin, dan legalisasi penindakan oposan Mesir melalui pengesahan undang-undang anti-terorisme.

Mesir telah melewati salah satu fase yang paling menggemparkan dalam sejarahnya sepanjang tahun 2011-2015. Setelah gelombang Kebangkitan Islam menyapu wilayah Asia Barat dan Afrika Utara, pemerintahan 30 tahun Hosni Mubarak menyaksikan protes rakyat sejak tanggal 25 Januari 2011. Mubarak hanya mampu bertahan 17 hari menghadapi protes itu dan ia memilih meletakkan jabatannya pada 11 Februari 2011.