Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Kamis, 08 Oktober 2015 16:15

Dialog; Solusi Krisis Yaman

Gerakan Ansarullah Yaman menilai dialog dan perundingan sebagai solusi tunggal bagi krisis di negara ini.
Para pejabat Arab Saudi menggelontorkan dana puluhan miliar dolar untuk sebuah perusahaan Amerika Serikat dalam rangka memulihkan citranya di tingkat global.
Gerakan rakyat Ansarullah menilai kelanjutan serangan Arab Saudi ke Yaman sebagai tanda perangai agresif rezim Al Saud.
Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran untuk Urusan Arab dan Afrika menekankan tanggung jawab lembaga-lembaga internasional untuk segera menghentikan agresi militer asing ke Yaman.
Pasukan Koalisi Arab Anti-Yaman yang dipimpin oleh Arab Saudi menggunakan senjata terlarang untuk menyerang sejumlah wilayah di negara Arab itu.
Presiden Yaman yang telah mengundurkan diri dan buron mengirim sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB dan menyampaikan kesiapannya untuk melanjutkan perundingan.
Arab Saudi melanjutkan serangan udaranya ke berbagai wilayah penduduk Yaman dan kembali membombardir sebuah pesta pernikahan.
Kementerian Pertahanan Yaman mengabarkan hancurnya satu unit kapal perang Arab Saudi di Bab Al Mandab.
Anggota Dewan Wakaf Yaman menilai perusakan masjid-masjid di negara ini sebagai tindakan terorisme atas perintah Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel.
Amnesti International menyerukan "penangguhan" transfer senjata dan amunisi ke Arab Saudi setelah publikasi bukti nyata bahwa kerajaan itu melakukan kejahatan perang di Yaman.
Bentrokan berdarah selama dua hari lalu di Provinsi Marib, utara Yaman telah menyebabkan sedikitnya 60 orang tewas dan lebih dari 135 lainnya terluka.
Anggota Komite Tinggi Revolusi Yaman, Selasa (6/10) menilai serangan militer dan pasukan rakyat negara itu ke Aden, sebagai indikasi penentangan rakyat Yaman atas kehadiran para agresor.
Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran (SNSC), Ali Shamkhani menyatakan, serangan Arab Saudi ke Yaman merupakan "kejahatan perang."
Organisasi Kesehatan Yaman memperingatkan situasi buruk kesehatan di utara negara ini.
Raja Arab Saudi kembali menegaskan dukungannya atas pemerintah terguling Yaman, yang terbukti menjadi faktor utama krisis di negara itu.
Ketua Dewan Politik Ansarullah, Saleh as-Samad menyatakan, “Dalam beberapa hari mendatang kita akan menyaksikan peningkatan pertempuran dan pendaratan pukulan telak pada pihak aliansi agresor ke Yaman.”
Militer Yaman menangkap sejumlah anasir agresor ke negara itu.
Gedung Putih menuntut penyidikan pembunuhan warga sipil di Provinsi Taiz, Yaman.
Minggu, 04 Oktober 2015 15:04

Saudi Tak Berhenti Bombardir Yaman

Pesawat-pesawat tempur Koalisi Arab Anti-Yaman yang dipimpin Arab Saudi melanjutkan serangan udaranya ke berbagai wilayah negara itu.
Minggu, 04 Oktober 2015 15:03

Bom Fosfor untuk Rakyat Sipil Yaman

Agresi militer Arab Saudi di Yaman sudah memasuki bulan ketujuh dan sekarang mesin-mesin perang rezim Al Saud mulai memuntahkan bom-bom fosfor terhadap rakyat sipil Yaman. Sejumlah media juga menginformasikan partisipasi …