Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Selasa, 10 November 2015 08:53

Ilmu Pengetahuan untuk Masa Depan Stabil

Ilmu Pengetahuan untuk Masa Depan Stabil

Hari Ilmu Pengetahuan Sedunia untuk perdamaian dan pembangunan ditetapkan dengan tujuan pemanfaatan masyarakat dari ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi dan menciptakan ruang dialog proporsional untuk perundingan. Sejak penetapannya tahun  2001 hingga kini UNESCO telah melakukan berbagai langkah di sektor ini untuk menciptakan perspektif perdamaian dan kemajuan di benak masyarakat dunia. Penekanan pada pentingnya pemanfaatan ilmu pengetahuan dalam proses pembangunan negara dan juga dalam mempersempit jarak antara ilmu pengetahuan dan masyarakat, termasuk di antara tujuan dari penetapan hari tersebut. Diupayakan pula agar masyarakat menyadari pentingnya peran ilmu pengetahuan dalam kemajuan dunia.

 

Sejak penetapan hari itu, telah ditetapkan perencanaan luas untuk menjalankan proyek penting ilmu pengetahuan dan pengalokasian bujet untuk sektor ilmiah di seluruh dunia. Sebagai contoh, sejumlah kementerian ilmu pegetahuan di seluruh dunia telah meningkatkan bujet untuk riset atau menambah jumlah universitas ahli atau pusat-pusat riset dan penelitian. Hari ini merupakan kesempatan bagi setiap negara untuk meningkatkan upaya mereka merealisasikan tujuan-tujuan yang telah diumumkan dan ditetapkan dalam konferensi internasional ilmu pengetahuan.

 

Peringatan hari ini merupakan kesempatan untuk membuktikan hubungan timbal balik antara ilmu pengetahuan dan kemajuan ilmiah serta pengaruhnya bagi kehidupan masayrakat. Artinya, dengan menciptakan sebuah jembatan antara ilmu dan masyarakat, harus dipastikan sebesar apa informasi yang telah diterima masyarakat terkait kemajuan ilmiah. Juga ini menjadi sebuah kesempatan untuk menekankan peran ilmuwan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan penyadaran mereka soal peran ilmu pengetahuan demi menggapai masa depan yang stabil. Sebagai contoh, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan “Green Society.” Pada prosesnya, para ilmuwan menyadarkan masyarakat soal pentingnya ilmu pengetahuan untuk penggunaan bahan bakar non-fosil dan dapat diperbarui. Karena itu semua akan menciptakan lingkungan yang terbebas dari polusi dan membantu melestarikan lingkungan hidup.

 

Tema tahun ini pada peringatan Hari Ilmu Pengetahuan adalah “ilmu pengetahuan untuk masa depan stabil”. Ilmu pengetahuan dan pemanfaatan kemajuan sains, untuk mencapai berbagai tujuan dalam agenda pembangunan stabil 2030, dan sangat esensial untuk menjamin masa depan yang cerah. Dalam agenda pembangunan stabil 2030, negara-negara dan masyarakat dunia diimbau untuk menghormati lingkungan hidup dan memeliharanya. Ditekankan pula bahwa manajemen sumber alam, merupakan asas  pembangunan sosial dan ekonomi.

 

Dalam agenda tersebut telah ditetapkan 17 tujuan pembangunan stabil, meliputi masalah kemiskinan, persamaan gender, dan pembangunan ekonomi, hingga pemanasan global dan pemeliharaan sumber-sumber laut. Dalam agenda tersebut dibahas pula mekanisme kerjasama masyarakat dunia untuk menghadapi kemiskinan dan peningkatan standar hidup bersama pemeliharaan lingkungan hidup. Agenda ini meliputi tujuan-tujuan global yang menjadi komitmen semua negara untuk mengimplementasikannya dan juga untuk mendukung upaya internasional dalam melestarikan lingkungan hidup.

 

Berbagai laporan ilmiah UNESCO merupakan salah satu di antara sarana untuk negara-negara agar dapat memantau perkembangan mengacu pada tujuan-tujuan yang telah ditetapkan pada agenda pembangunan stabil 2030. Setiap lima tahun sekali, UNESCO mempublikasikan laporan ilmiah terkait proses perkembangan ilmiah, inovasi dan politik di bidang ini. Laporan terbaru akan dirilis pada tanggal 10 November 2015. Secara keseluruhan, pesan kunci dalam laporan tersebut dapat disimpulkan dalam ungkapan: “riset lebih banyak, pembangunan lebih baik.”

 

Ilmu pengetahuan memainkan peran penting dalam pembangunan stabil. Perumusan solusi permanen baik di tingkat regional, nasional atau global, memerlukan inovasi, perkembangan baru ilmiah, eksplorasi dan produktivitas. Ilmu pengetahuan dan solusi ilmiah, merupakan cara yang tepat untuk menyikapi masalah-masalah lingkungan hidup dan sosial yang memiliki hubungan sangat erat dalam kemajuan stabil masyarakat. Kinerja ini perlu perhatian khususnya pada dimensi etika dan rasa tanggung jawab terhadap generasi-generasi mendatang.

 

Tujuan utama ilmu pengetahuan haruslah perdamaian dan kemajuan. Namun kemajuan ilmiah dan ekonomi saja tanpa memperhatikan etika, tidak akan menghasilkan target tersebut. Pada hakikatnya, ilmu pengetahuan harus mampu mereduksi penderitaan umat manusia dan tujuan ini tidak akan terjamin tanpa ilmu pengetahuan yang dikawal dengan akhlak dan etika. Disiplin ilmu universitas harus sesuai dengan masalah-masalah sosial. Jika ilmu pengetahuan tidak memiliki kapasitas ekonomi, sosial dan budaya masyarakat, maka tidak akan ada penderitaan yang akan terobati.

 

Salah satu di antara tujuan ilmu pengetahuan adalah meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menyelesaikan masalah dan mengupayakan tuntutan mereka. Kemajuan ilmu pengetahuan dan kapasitas riset, telah memberikan peluang kepada negara-negara untuk meningkatkan kemampuannya dalam menyelesaikan sejumlah masalah yang dihadapi. Target yang diacu UNESCO adalah bimbingan bagi negara-negara untuk memulihkan atau mengislah politik pendidikan, riset dan pengokohan kapasitas di bidang pendidikan dan riset. Peningkatan kapasitas dan pendidikan para ahli di bidang teknis merupakan sebuah masalah determinan terkait pengembangan produk dan layanan yang sangat diperlukan, khususnya di Afrika.

 

Melalui peningkatan kapasitas tersebut dan juga konsultasi, UNESCO berusaha membantu negara-negara agar mampu mengelola sumber energi terbarukan mereka dan mengakses sumber energi yang stabil, dengan menginformasikan cara-cara terbaik di bidang itu. Oleh karena itu, demi kepastian bahwa kemajuan ilmiah meresap ke seluruh sendi pengambilan keputusan di setiap negara, UNESCO  menyebarluaskan struktur dan juga mekanisme pengembangan ilmiah ke seluruh dunia.

 

Salah satu manfaat ilmu pengetahuan adalah pemanfaatannya dalam manajemen stabil dan berpengaruh. Jika kita tidak memiliki cukup kesadaran soal siklus alam, peran ekosistem serta dampak-dampaknya bagi aktivitas manusia dan lingkungan hidup, maka pasti kita tidak akan mampu mengelola sumber-sumber alam dengan baik atau mencegah lenyapnya keragaman dalam lingkungan hidup. Untuk menyelesaikan tantangan penting global termasuk keamanan pangan, air, energi dan iklim, para politisi negara-negara dunia harus memanfaatkan kemajuan ilmiah dan mengerahkan para ilmuwan di bidang ini. Karena sesungguhnya solusi tantangan tersebut berada di tangan para ilmuwan.

 

Oleh karena itu, demi meningkatkan kerjasama ilmiah dan peningkatan ilmu pengetahuan, UNESCO telah menetapkan program-program pengembangan ilmu pengetahuan lokal ke seluruh dunia. Sebagai contoh, untuk membantu masyarakat global memahami dan pada akhirnya ikut andil dalam menyelesaikan masalah yang ada, UNESCO telah menetapkan lebih dari 30 program untuk meningkatkan wawasan masyarakat dunia soal pemanasan global serta dampak dan berbagai ancaman yang menanti. Selain itu, pembangunan komprehensif dan adil juga merupakan salah satu di antara tujuan penetapan Hari Ilmu Pengetahuan Sedunia. (IRIB Indonesia)

Add comment


Security code
Refresh