Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Sabtu, 07 November 2015 13:47

Dampak Teknologi Komunikasi pada Gaya Hidup (32-Akhir)

Dampak Teknologi Komunikasi pada Gaya Hidup (32-Akhir)

Pada kesempatan sebelumnya kami telah memaparkan dampak dari telepon seluler atau ponsel bagi kehidupan sosial. Kini kami ingin membahas sejumlah aplikasi media sosial terbaru di smartphone dan dampak negatifnya. Masuknya smartphone ke pasar sebagai akibat dari kemajuan teknologi serta daya tariknya yang besar membuat belanja alat modern ini menjadi prioritas utama setiap orang di dunia kontemporer. Smartphone yang memiliki kelebihan dengan akses internet dan jejaring sosial, banyak mempengaruhi sisi kehidupan kita. Di antara aplikasi smartphone yang paling digemari adalah viber, wechat, whatsapp, tango, line, instagram dan berbagai aplikasi medsos lainnya. Aplikasi tersebut banyak menyita waktu kita.

 

 

Para pengguna medsos tertarik menggunakan aplikasi tersebut dengan beragam motif, mencari teman lama, membentuk grup, pertandingan game online, bercengkerama dengan keluarga atau teman serta mencari berbagai informasi atau mengirimnya. Sejatinya salah satu daya tarik dari aplikasi media sosial adalah kemampuannya menjawab tuntutan dan keinginan penggunanya. Namun begitu maraknya media sosial di smartphone selain memberi manfaat, juga harus diperhatikan sisi negatifnya baik bagi individu maupun sosial.

 

Salah satu pemicu dampak negatif ini adalah penggunaan yang tidak tepat dari teknologi modern tersebut dan sebagian lain disebabkan oleh kebijakan busuk sejumlah negara yang ingin memata-matai pihak lain, menyerang budaya lain serta memaksakan budaya mereka kepada negara lain. Mengingat poin-poin ini, maka mereka membagikan aplikasi media sosial tersebut secara gratis dan pengguna bisa mengunduhnya secara cuma-cuma. Oleh karena itu, harus diwaspadai bahwa dibalik upaya tersebut, tersimpan ancaman.

 

Viber, salah satu aplikasi media sosial paling digemari di smartphone. Pengguna melalui aplikasi ini dapat menjalin kontak dengan orang lain secara gratis, baik menelpon atau mengirim pesan. Karakteristik seperti tanpa bayar dan suara jernih ketika menelpon membuat jutaan orang menggunakan aplikasi ini. Viber Media, perusahaan pengembang viber bermarkas di Cyprus. Perusahaan ini memiliki pusat riset dan pengembangan di Belarusia dan rezim Zionis Israel.

 

Viber Media didirikan oleh Talmon Marco, pengusaha Israel-Amerika, lulusan fakultas komputer Universitas Tel Aviv dan mantan anggota militer rezim Zionis Israel. Talmon Marco pernah mengabdi sebagai militer Israel selama empat tahun. Ia menjabat kepala pelaksana bidang intelijen di militer Israel. Ia juga aktif memproduksi aplikasi spionase, virus pencuri data serta program hack.

 

Di formulir keanggotaan perusahaan ini disebutkan bahwa viber adalah file suara yang lengkap dan mencakup percakapan dari telepon dan jaringan sehingga aplikasi ini memiliki pengenalan lebih baik terhadap kinerja jaringan serta perinciannya dari sisi jumlah percakapan pengguna, lokasi serta waktu percapakan. Sejumlah pengamat meyakini bahwa viber adalah aplikasi mata-mata untuk mengumpulkan informasi pengguna dan membantu dinas intelijen rezim Zionis Israel.

 

Salah satu aplikasi medsos yang paling digemari adalah wechat. Salah satu keunggulan aplikasi ini adalah kemudahan pengguna untuk menjalin komunikasi dengan teman atau keluarga dan bahkan orang lain, kemudahan berbagi film dan foto serta sharing pandangan di antara sesama pengguna. Aplikasi WeChat diproduksi oleh Cina. Aplikasi ini diluncurkan tahun 2011 oleh perusahaan Tencent dan kini telah memiliki 20 bahasa dunia.

 

Aplikasi WeChats sepenuhnya bersifat pribadi dan mengingat layanan yang dimilikinya, pengguna dengan mudah mampu menjalin komunikasi dengan teman dan keluarga. WeChat juga dapat disebut sebagai medsos berjalan, karena pelayanan chatnya dikemas dalam bentuk jejaring sosial. Di sejumlah negara, WeChat, mengingat daya tariknya dan kemudahan aksesnya memiliki banyak penggemar. Poin penting di WeChat adalah aplikasi ini tidak menggunakan kata sandi untuk informasi penggunanya dan banyak laporan yang membuat khawatir terkait perekaman percakapan di jejaring sosial ini.

 

Tango, aplikasi media sosial lain yang banyak ditemui di smartphone. Seluruh pemilik smartphone dengan mengunduh dan menginstal aplikasi ini dapat mencari siapa saja yang menjadi anggota. Di tempat ramai dan dalam radius empat kilometer, aplikasi ini dapat menjangkau anggota yang ada. Sementara di tempat lain seperti di pinggir kota atau kota kecil, aplikasi ini memiliki jangkauan hingga sepuluh kilometer untuk menampilkan anggota yang ada di radius tersebut.

 

Tango merupakan aplikasi medsos yang digemari di jaringan 3G atau 4G serta WIFI. Namun sangat disayangkan poin yang jarang diperhatikan oleh pengguna adalah masalah keamanan dan privasi seseorang, di mana pengalaman menunjukkan data pribadi seseorang dengan mudah disalahgunakan oleh dinas keamanan, intelijen atau hacker. Khususnya mayoritas pengguna tidak memiliki pengetahuan atas pengaturan keamanan di jaringan internet dan ruang privasi mereka, sehingga dengan mudah data pribadi mereka ditampilkan di depan publik.

 

Selain aplikasi tersebut, kini sering dengan kian majunya internet berjalan, WhatsApp serta sejenisnya maka pesan pendek (SMS) semakin jarang dimanfaatkan dan tempatnya pun diisi oleh aplikasi media sosial. Melalui aplikasi medsos, dalam satu jam ratusan pesan dapat dikirim. Selain kemampuannya mengirim pesan tulis, aplikasi medsos foto, video serta posisi pengguna dapat dikirim ke teman atau orang lain. WhatsApp secara otomatis akan membaca nomor telepon pengguna dan orang lain yang tercantum dalam list nomor telepon di smartphone seseorang.

 

Dewasa ini kita banyak menyaksikan aplikasi media sosial seperti yang kita sebutkan di atas. Salah satu dampak negatif dari aplikasi ini adalah membuang-buang waktu dan usia. Maraknya aplikasi media sosial dan daya tarik yang dimilikinya membuat sesorang tenggelam di program ini dan banyak dari pekerjaan yang seharusnya ia lakukan terbengkalai. Bahkan pekerjaan sehari-hari orang seperti ini juga tidak dapat dikerjakan dengan baik.

 

Dampak lain dari aplikasi ini adalah tidak terjaganya privasinya seseorang dan minimnya keamanan bagi pengguna untuk melindungi data pribadi. Melalui jejaring ini, peluang spionase terhadap pengguna juga terbuka lebar. Ini bukan berita baru, karena kita kerap mendengar informasi terkait hal ini bahwa data pengguna aplikasi medsos dicuri oleh perusahaan pencipta aplikasi tersebut. Langkah lain yang dilakukan perusahaan pencipta aplikasi medsos dan dinas intelijen negara-negara terkait adalah psikologi anggota masyarakat melalui kajian dan analisa pesan-pesan dan tulisan yang dikirim para penguna dijejaring ini. Kemudian berdasarkan hasil analisa tersebut disusun program bagi masa depan negara-negara tersebut.

 

Oleh karena itu, sepertinya aplikasi dan jejaring media sosial tidak memiliki keamanan yang cukup untuk menyimpan rapat informasi dan data pribadi seseorang. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya informasi dan pengetahuan pengguna untuk mencegah terjadinya pencurian data.

 

Dampak lain yang timbulkan aplikasi ini adalah peluang penyebaran kemaksiatan hubungan tak bermoral semakin lebar. Sudah banyak kasus dalam hal ini yang kita saksikan. Hubungan yang dijalin berdasarkan data tak valid dan mendorong hubungan anak gadis dan pemuda yang awalnya tabu menjadi biasa atau hubungan mereka yang telah berkeluarga akan membuat nilai-nilai agama serta sistem keluarga menjadi rapuh.

 

Dampak lain yang ada adalah penipuan terhadap pengguna jejaring sosial mengingat identitas palsu pihak lain. Sementara itu, tidak kurang gerak dan stress mereka yang menggunakan jejaring sosial melebihi batas kian menambah dampak negatif dari sarana modern ini. Sisi negatif lain dari aplikasi medsos yang harus diwaspadai adalah penggunaan yang tak tepat akan merapuhkan sendi-sendi hubungan keluarga dan ketagihan terhadap teknologi canggih ini. Belum lagi perubahan gaya hidup dan budaya seseorang karena seringnya bersentuhan dengan gaya hidup atau budaya lain.(IRIB Indonesia)

Add comment


Security code
Refresh