Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Minggu, 11 Oktober 2015 09:50

Dampak Teknologi Komunikasi pada Gaya Hidup (28)

Dampak Teknologi Komunikasi pada Gaya Hidup (28)

Dewasa ini telepon seluler (ponsel) menjadi kebutuhan primer dan tak terelakkan bagi kehidupan manusia. Banyak manusia yang ketika terpisah dari ponsel atau saat ini yang lebih canggih disebut smartphone, merasa gelisah. Ponsel memainkan peran penting dan menguntungkan dalam kehidupan manusia. Jika di masa lalu hubungan antar manusia harus melalui telepon rumah dan harus berada di tempat tertentu, kini dengan ponsel, kapanpun dan di manapun manusia bisa saling berhubungan.

 

 

Selain sisi kemudahan komunikasi manusia, ponsel seiring dengan kemajuan teknologi memiliki berbagai fasilitas yang menggiurkan. Ponsel canggih yang kerap disebut smartphone ini memiliki fasilitas memukau mulai dari pengiriman pesan tertulis dan bergambar (mms) hingga akses internet dan media sosial. Dengan demikian ponsel telah melakukan perubahan besar bentuk komunikasi manusia serta memainkan peran khusus di bidang periklanan.

 

Di sisi lain, maraknya game dan permainan di ponsel membuat manusia semakin dapat memanfaatkan waktu luangnya, seperti ketika menganggur atau terjebak di dalam kemacetan jalan. Ponsel masih memiliki banyak manfaat lain seperti kemudahan penggunaan, luasnya jaringan komunikasi, membantu dalam kecepatan berbagai pekerjaan, menghapus banyak kekhawatiran serta menurunkan kemacetan dari sisi kemudahan akses bank.

 

Generasi baru ponsel pintar (smartphone) dan akses internet melalui ponsel pintar telah membuka dunia baru bagi pengguna. Mayoritas pengguna melalui ponsel pintar merambah dunia maya dan mulai berselancar di dunia internet. Smartphone memberikan kemudahan pada pengguna untu berkomunikasi melalui jejaring media sosial seperti facebook, twitter, wechat, whatsapp, line, tango, instagram dan banyak jejaring sosial lainnya. Kini smartphone mengisi banyak waktu manusia abad 21.

 

Kemampuan yang meningkat smartphone termasuk kamera untuk foto dan video, bluetooth, sambungan ke internet serta fasilitas lainnya tak pernah berhenti. Kemajuan teknologi di gadget terus melonjak. Smartphone meski mendapat sambutan luas oleh pengguna, namun ia tak ubahnya seperti teknologi modern lainnya, juga memiliki sisi positif dan negatif.

 

Salah satu sisi negatif dari penggunaan alat-alat elektronik termasuk ponsel adalah penyebaran gelombang elektromagnet yang senantiasa menjadi ancaman bagi kesehatan manusia. Riset menunjukkan bahwa gelombang telepon seluler memiliki dampak merusak bagi kesehatan manusia. Meski dalam hal ini masih dibutuhkan penelitian lebih mendalam, namun selama penelitian kita harus berhati-hati menggunakan sarana modern ini.

 

Oleh karena itu, ketika di dunia modern ini kita memanfaatkan sarana elektronik dan smartphone, kita harus menyadari bahwa gelombang elektromagnet senantiasa mengancam keselamatan kita. Ilmuwan di riset mereka menemukan bahwa berbicara untuk waktu yang lama melalui telepon seluler berdampak negatif bagi ingatan manusia. Menggunakan telepon seluler terlalu sering dan menelepon untuk waktu lebih dari 20 menit dapat membuat otak manusia semakin panas dan pada akhirnya menimbulkan perubahan biologi di susunan otak serta menurunnya daya dengar seseorang.

 

Tingkat penyerapan gelombang dari telepon seluler ke telinga manusia, berbeda satu sama lain berdasarkan jarak ponsel dengan telinga serta frekuensi sinyal. Namun rata-rata lebih dari 70 persen gelombang diserap oleh otak dan syaraf serta diubah menjadi energi panas. Oleh karena itu, hal ini memiliki dampak merusak bagi kinerja otak manusia.

 

Bahkan sejumlah ilmuwan meyakini bahwa penggunaan secara berkesinambungan ponsel meningkatkan penyakit tumor otak pada pengguna. Oleh karena itu, penyakit tumor otak semakin besar di bagian otak yang berdekatan dengan telepon seluler.

 

Berdasarkan riset yang ada, penggunaan ponsel untuk waktu yang lama dan selalu terkena gelombang elektromagnet, akan menimbulkan dampak merusak bagi kesehatan. Sinyal ponsel dapat menimbulkan keluhan seperti migran, kebingungan, muntah, kelelahan, insomnia, kanker, tumor, pembengkakan otak dan kemandulan. Ini adalah dampak merusak dan negatif ponsel, khususnya kepada mereka yang telah menderita sakit, anak-anak serta manula.

 

Berbagai eksperimen menunjukkan bahwa penggunaan telepon seluler secara berlebihan mengakibatkan korosi pada sel darah putih, meningkatnya tekanan darah, penurunan ingatan, sakit kepala dan nyeri di tangan. Oleh karena itu, sebaiknya ponsel tidak diletakkan di dekat jantung atau pinggang serta lebih tepat ditaruh di tas dan tidak berdekatan dengan badan sehingga dampak buruknya dapat diminimalkan.

 

Dampak negatif ponsel bagi anak-anak malah lebih besar. Mengingat penemuan ilmuwan, diharapkan serta diperingatkan secara serius akibat bahaya ponsel yang tak terkontrol di berbagai negara. Di negara seperti Swiss, Kanada dan Austria, diperingatkan secara serius bahaya penggunaan ponsel bagi anak dan remaja di bawah 16 tahun. Anak dan remaja di bawah usia 16 tahun termasuk kelompok usia yang paling rentan terkena gelombang elektromagnet ponsel.

 

Menurut para ilmuwan, anak-anak yang menggunakan telepon seluler lima kali lipat terancam beragam tumor otak. Berdasarkan laporan Daily Telegraph, riset para pakar Swedia menunjukkan bahwa anak-anak di bawah usia 16 tahun mengingat sistem syaraf dan otak mereka tengah mengalami perkembangan, maka sangat rentan terkena dampak gelombang elektromagnet ponsel. Ilmuwan meyakini bahwa kecilnya kepala anak dan tipisnya tengkorak mereka membuat gelombang elektromagnet ponsel lebih cepat menembus otak mereka. Ilmuwan ini setelah mempublikasikan hasil temuannya meyakini bahwa anak-anak di bawah usia 12 tahun hanya diperbolehkan menggunakan ponsel ketika dalam kondisi darurat.

 

Mengingat masalah ini dan untuk saat ini masyarakat tidak memiliki pilihan kecuali menggunakan perangkat elektronik dan ponsel di kehidupan sehari-hari mereka, maka dewasa ini lembaga internasional secara serius mengkaji upaya untuk meredam dampak merusak dari gelombang elektromagnet ponsel bagi fisik manusia.

 

Bagaimana pun juga, mengingat beragam dampak penggunaan ponsel bagi manusia, diharapkan manusia menghindari penggunaan sarana modern ini secara berlebihan. Pengguna ponsel harus menyelamatkan badannya dari dampak negatif ini dengan menggunakan seminimal mungkin ponsel dan lebih banyak menggunakan telepon rumah serta meletakkan sarana modern ini jauh dari badannya.

 

Sejatinya ponsel adalah sarana komunikasi untuk kondisi darurat dan pembicaraan singkat. Di pembicaraan panjang, lebih baik manusia menggunakan sarana lain seperti pertemuan langsung atau telepon rumah jika tidak memungkinkan untuk bertemu mengingat posisinya yang saling berjauhan. Tak diragukan lagi, penemuan dan teknologi baru dimaksudkan untuk mempermudah kehidupan manusia. Pastinya tidak ada manusia yang ingin kesehatannya terganggu.

 

Oleh karena itu, manusia harus pandai-pandai menggunakan teknologi modern secara benar dan memanfaatkannya untuk mempermudah kehidupannya. Hal ini disayangkan ketika manusia jarang memperhatikannya dan kebanyakan dari mereka malah terlena oleh fasilitas memukau yang dipropagandakan perusahaan produsen ponsel.

 

Sebagian dari manusia lalai akan dampak merusak sarana modern ini bagi fisik dan mental anak-anaknya. Bahkan sebagian dari mereka malah menyediakan ponsel bagi anak-anaknya dan tidak memberi pelajaran budaya yang benar penggunaan sarana modern ini.(IRIB Indonesia)

Add comment


Security code
Refresh