Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian

Kesepakatan nuklir Iran dan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman, tercapai setelah melalui perundingan panjang dan alot selama hampir dua tahun. Sesuai kesepakatan yang dikenal dengan Rencana Aksi Bersama Komprehensif  atau JCPOA itu, banyak kapasitas ekonomi Iran yang akan terbuka pasca pencabutan sanksi. Menyusul kesepakatan itu, Dewan Keamaan PBB meratifikasi resolusi nomor 2231 yang mengakui aktivitas nuklir Iran termasuk pengayaan uraniumnya sebagai program legal dan sah.

Jumat, 29 Januari 2016 15:00

Kejahatan HAM Korporasi Zionis

Pada 19 Januari 2016, Human Rights Watch (HRW) dalam pertemuan dengan pemimpin Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas menyampaikan laporan mengenai partisipasi korporasi internasional dalam investasi dan pembangunan distrik ilegal Zionis.

 

Kamis, 31 Desember 2015 15:12

Proyek TAPI, Antara Rencana dan Realitas

Para pejabat tinggi dari Turkmenistan, Afghanistan, Pakistan, dan India pada Ahad (13/12/2015) meresmikan pembangunan jaringan pipa gas yang akan menghubungkan keempat negara itu.

Selasa, 01 September 2015 17:34

Indikator Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Group Data Pembangunan Bank Dunia merilis laporan tahunan mengenai Indikator Pembangunan Dunia (WDI). Indikator pembangunan dunia merupakan data penting terkait pertumbuhan ekonomi dunia. Laporan ini boleh dikata sangat lengkap mencakup data yang ada pada ekonomi mayoritas negara di dunia. Laporan ini membahas enam bagian dan mengkaji banyak hal dari pertumbuhan ekonomi satu negara berdasarkan statistik, termasuk prospek dunia, populasi, lingkungan hidup, ekonomi, pemerintah, pasar dan komunikasi internasional.

Senin, 08 Juni 2015 15:50

OPEC dan Harga Minyak Global

Pertemuan tingkat menteri perminyakan negara anggota OPEC ke-67 dibayangi rumor kemungkinan penurunan kuota minyak. Tapi akhirnya OPEC memutuskan tetap mempertahankan kuota sebelumnya. Keputusan OPEC tersebut memicu pertanyaan besar, apakah keputusan tersebut didukung oleh seluruh anggota OPEC ? Apakah OPEC tidak melihat peningkatan jumlah produksi yang dilakukan sejumlah anggotanya, ataukah mengesampingkan anggota seperti Venezuela, terhadap keputusan yang bermakna berlanjutnya harga minyak yang rendah di pasar global ini. Ataukah OPEC akan memilih jalan lain ?

Rabu, 18 Maret 2015 10:00

Nasionalisasi Minyak Iran

Lembaran sejarah Iran penuh dengan peristiwa besar dan abadi, mulai dari Revolusi Konstitusi, Nasionalisasi Industri Minyak, Revolusi Islam, Perang Suci 8 Tahun dan kemampuan menguasai energi nuklir sipil. Tanggal 20 Maret (29 Isfand) bertepatan dengan terjadinya sebuah peristiwa besar di Iran. Tepat pada hari ini Iran memperingati tahun ke-64 Nasionalisasi Industri Minyaknya. Peristiwa ini menjadi satu fondasi penting dalam sejarah resistensi bangsa ini menghadapi sistem arogan. Hari Nasionalisasi Industri Minyak Iran menjadi teladan bagi gerakan mencapai puncak kemajuan dan kemandirian.

Sanksi dapat dianggap sebagai sebuah gerakan penindasan oleh kekuatan-kekuatan yang punya pengaruh terhadap negara lain. Pemerintah-pemerintah arogan Barat mengerahkan semua kapasitasnya untuk menekan dan mengganggu negara lain dengan cara memberlakukan sanksi. Tindakan ini bertujuan agar negara-negara tersebut tunduk pada kehendak Barat. Perilaku tidak manusiawi ini merupakan sebuah realitas yang dihadapi Republik Islam Iran sejak kemenangan revolusi. Dengan kemenangan Revolusi Islam pada tahun 1979, gelombang sanksi politik dan ekonomi dipaksakan atas bangsa Iran oleh kekuatan-kekuatan arogan dan sekutu mereka.

Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EEU) secara resmi memulai aktivitasnya pada 1 Januari 2015. Pada tahap awal, operasi EEU untuk menciptakan pasar besar bersama di kawasan negara-negara independen persemakmuran uni tersebut. Tujuan utama pembentukan Uni Ekonomi Eurasia adalah untuk memfasilitasi dan memudahkan perdagangan di antara negara-negara yang telah memisahkan diri dari Uni Soviet.

Tahun 2015 tiba pada saat krisis finansial dan kebijakan pengetatan ekonomi masih terus menyiksa warga di Benua Eropa. Meningkatnya angka kemiskinan, pengangguran, kesenjangan sosial, dan utang di samping kebijakan yang tidak searah yang diadopsi oleh para pemimpin Eropa, telah meningkatkan pesimisme di tengah masyarakat Eropa tentang masa depan Uni Eropa. Saat ini lebih dari 120 juta orang atau satu dari tujuh warga Uni Eropa berisiko jatuh miskin. Yunani dengan angka 23,1 persen menduduki posisi pertama tingkat pengangguran di Eropa, Romania menempati posisi berikutnya dengan angka 22,6 persen, Spanyol sekitar 22,2 persen, Bulgaria sebesar 21,2 persen, dan Kroasia sebanyak 20,5 persen.

Harga minyak dunia menurun tajam di penghujung tahun 2014 dan fenomena ini telah menyita perhatian para analis dan pengamat internasional. Konsumen minyak dan produk olahan minyak gembira dengan peristiwa tersebut, sementara para produsen justru merasa prihatin dan terpukul. Sejumlah ekonom juga menyatakan kekhawatiran terhadap dampak-dampak anjloknya harga minyak. Pada musim panas lalu, harga minyak mentah di pasar dunia dipatok 107 dolar per barel. Harga minyak sekarang bahkan lebih rendah dari harga emas hitam itu pada periode resesi ekonomi Amerika Serikat di tahun 2009.

Kesepakatan nuklir Iran dan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman, tercapai setelah melalui perundingan panjang dan alot selama hampir dua tahun. Sesuai kesepakatan yang dikenal dengan Rencana Aksi Bersama Komprehensif  atau JCPOA itu, banyak kapasitas ekonomi Iran yang akan terbuka pasca pencabutan sanksi. Menyusul kesepakatan itu, Dewan Keamaan PBB meratifikasi resolusi nomor 2231 yang mengakui aktivitas nuklir Iran termasuk pengayaan uraniumnya sebagai program legal dan sah.

Jumat, 29 Januari 2016 15:00

Kejahatan HAM Korporasi Zionis

Pada 19 Januari 2016, Human Rights Watch (HRW) dalam pertemuan dengan pemimpin Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas menyampaikan laporan mengenai partisipasi korporasi internasional dalam investasi dan pembangunan distrik ilegal Zionis.

 

Kamis, 31 Desember 2015 15:12

Proyek TAPI, Antara Rencana dan Realitas

Para pejabat tinggi dari Turkmenistan, Afghanistan, Pakistan, dan India pada Ahad (13/12/2015) meresmikan pembangunan jaringan pipa gas yang akan menghubungkan keempat negara itu.

Selasa, 01 September 2015 17:34

Indikator Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Group Data Pembangunan Bank Dunia merilis laporan tahunan mengenai Indikator Pembangunan Dunia (WDI). Indikator pembangunan dunia merupakan data penting terkait pertumbuhan ekonomi dunia. Laporan ini boleh dikata sangat lengkap mencakup data yang ada pada ekonomi mayoritas negara di dunia. Laporan ini membahas enam bagian dan mengkaji banyak hal dari pertumbuhan ekonomi satu negara berdasarkan statistik, termasuk prospek dunia, populasi, lingkungan hidup, ekonomi, pemerintah, pasar dan komunikasi internasional.

Senin, 08 Juni 2015 15:50

OPEC dan Harga Minyak Global

Pertemuan tingkat menteri perminyakan negara anggota OPEC ke-67 dibayangi rumor kemungkinan penurunan kuota minyak. Tapi akhirnya OPEC memutuskan tetap mempertahankan kuota sebelumnya. Keputusan OPEC tersebut memicu pertanyaan besar, apakah keputusan tersebut didukung oleh seluruh anggota OPEC ? Apakah OPEC tidak melihat peningkatan jumlah produksi yang dilakukan sejumlah anggotanya, ataukah mengesampingkan anggota seperti Venezuela, terhadap keputusan yang bermakna berlanjutnya harga minyak yang rendah di pasar global ini. Ataukah OPEC akan memilih jalan lain ?

Rabu, 18 Maret 2015 10:00

Nasionalisasi Minyak Iran

Lembaran sejarah Iran penuh dengan peristiwa besar dan abadi, mulai dari Revolusi Konstitusi, Nasionalisasi Industri Minyak, Revolusi Islam, Perang Suci 8 Tahun dan kemampuan menguasai energi nuklir sipil. Tanggal 20 Maret (29 Isfand) bertepatan dengan terjadinya sebuah peristiwa besar di Iran. Tepat pada hari ini Iran memperingati tahun ke-64 Nasionalisasi Industri Minyaknya. Peristiwa ini menjadi satu fondasi penting dalam sejarah resistensi bangsa ini menghadapi sistem arogan. Hari Nasionalisasi Industri Minyak Iran menjadi teladan bagi gerakan mencapai puncak kemajuan dan kemandirian.

Sanksi dapat dianggap sebagai sebuah gerakan penindasan oleh kekuatan-kekuatan yang punya pengaruh terhadap negara lain. Pemerintah-pemerintah arogan Barat mengerahkan semua kapasitasnya untuk menekan dan mengganggu negara lain dengan cara memberlakukan sanksi. Tindakan ini bertujuan agar negara-negara tersebut tunduk pada kehendak Barat. Perilaku tidak manusiawi ini merupakan sebuah realitas yang dihadapi Republik Islam Iran sejak kemenangan revolusi. Dengan kemenangan Revolusi Islam pada tahun 1979, gelombang sanksi politik dan ekonomi dipaksakan atas bangsa Iran oleh kekuatan-kekuatan arogan dan sekutu mereka.

Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EEU) secara resmi memulai aktivitasnya pada 1 Januari 2015. Pada tahap awal, operasi EEU untuk menciptakan pasar besar bersama di kawasan negara-negara independen persemakmuran uni tersebut. Tujuan utama pembentukan Uni Ekonomi Eurasia adalah untuk memfasilitasi dan memudahkan perdagangan di antara negara-negara yang telah memisahkan diri dari Uni Soviet.

Tahun 2015 tiba pada saat krisis finansial dan kebijakan pengetatan ekonomi masih terus menyiksa warga di Benua Eropa. Meningkatnya angka kemiskinan, pengangguran, kesenjangan sosial, dan utang di samping kebijakan yang tidak searah yang diadopsi oleh para pemimpin Eropa, telah meningkatkan pesimisme di tengah masyarakat Eropa tentang masa depan Uni Eropa. Saat ini lebih dari 120 juta orang atau satu dari tujuh warga Uni Eropa berisiko jatuh miskin. Yunani dengan angka 23,1 persen menduduki posisi pertama tingkat pengangguran di Eropa, Romania menempati posisi berikutnya dengan angka 22,6 persen, Spanyol sekitar 22,2 persen, Bulgaria sebesar 21,2 persen, dan Kroasia sebanyak 20,5 persen.

Harga minyak dunia menurun tajam di penghujung tahun 2014 dan fenomena ini telah menyita perhatian para analis dan pengamat internasional. Konsumen minyak dan produk olahan minyak gembira dengan peristiwa tersebut, sementara para produsen justru merasa prihatin dan terpukul. Sejumlah ekonom juga menyatakan kekhawatiran terhadap dampak-dampak anjloknya harga minyak. Pada musim panas lalu, harga minyak mentah di pasar dunia dipatok 107 dolar per barel. Harga minyak sekarang bahkan lebih rendah dari harga emas hitam itu pada periode resesi ekonomi Amerika Serikat di tahun 2009.

Kesepakatan nuklir Iran dan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman, tercapai setelah melalui perundingan panjang dan alot selama hampir dua tahun. Sesuai kesepakatan yang dikenal dengan Rencana Aksi Bersama Komprehensif  atau JCPOA itu, banyak kapasitas ekonomi Iran yang akan terbuka pasca pencabutan sanksi. Menyusul kesepakatan itu, Dewan Keamaan PBB meratifikasi resolusi nomor 2231 yang mengakui aktivitas nuklir Iran termasuk pengayaan uraniumnya sebagai program legal dan sah.

Jumat, 29 Januari 2016 15:00

Kejahatan HAM Korporasi Zionis

Pada 19 Januari 2016, Human Rights Watch (HRW) dalam pertemuan dengan pemimpin Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas menyampaikan laporan mengenai partisipasi korporasi internasional dalam investasi dan pembangunan distrik ilegal Zionis.

 

Kamis, 31 Desember 2015 15:12

Proyek TAPI, Antara Rencana dan Realitas

Para pejabat tinggi dari Turkmenistan, Afghanistan, Pakistan, dan India pada Ahad (13/12/2015) meresmikan pembangunan jaringan pipa gas yang akan menghubungkan keempat negara itu.

Selasa, 01 September 2015 17:34

Indikator Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Group Data Pembangunan Bank Dunia merilis laporan tahunan mengenai Indikator Pembangunan Dunia (WDI). Indikator pembangunan dunia merupakan data penting terkait pertumbuhan ekonomi dunia. Laporan ini boleh dikata sangat lengkap mencakup data yang ada pada ekonomi mayoritas negara di dunia. Laporan ini membahas enam bagian dan mengkaji banyak hal dari pertumbuhan ekonomi satu negara berdasarkan statistik, termasuk prospek dunia, populasi, lingkungan hidup, ekonomi, pemerintah, pasar dan komunikasi internasional.

Senin, 08 Juni 2015 15:50

OPEC dan Harga Minyak Global

Pertemuan tingkat menteri perminyakan negara anggota OPEC ke-67 dibayangi rumor kemungkinan penurunan kuota minyak. Tapi akhirnya OPEC memutuskan tetap mempertahankan kuota sebelumnya. Keputusan OPEC tersebut memicu pertanyaan besar, apakah keputusan tersebut didukung oleh seluruh anggota OPEC ? Apakah OPEC tidak melihat peningkatan jumlah produksi yang dilakukan sejumlah anggotanya, ataukah mengesampingkan anggota seperti Venezuela, terhadap keputusan yang bermakna berlanjutnya harga minyak yang rendah di pasar global ini. Ataukah OPEC akan memilih jalan lain ?

Rabu, 18 Maret 2015 10:00

Nasionalisasi Minyak Iran

Lembaran sejarah Iran penuh dengan peristiwa besar dan abadi, mulai dari Revolusi Konstitusi, Nasionalisasi Industri Minyak, Revolusi Islam, Perang Suci 8 Tahun dan kemampuan menguasai energi nuklir sipil. Tanggal 20 Maret (29 Isfand) bertepatan dengan terjadinya sebuah peristiwa besar di Iran. Tepat pada hari ini Iran memperingati tahun ke-64 Nasionalisasi Industri Minyaknya. Peristiwa ini menjadi satu fondasi penting dalam sejarah resistensi bangsa ini menghadapi sistem arogan. Hari Nasionalisasi Industri Minyak Iran menjadi teladan bagi gerakan mencapai puncak kemajuan dan kemandirian.

Sanksi dapat dianggap sebagai sebuah gerakan penindasan oleh kekuatan-kekuatan yang punya pengaruh terhadap negara lain. Pemerintah-pemerintah arogan Barat mengerahkan semua kapasitasnya untuk menekan dan mengganggu negara lain dengan cara memberlakukan sanksi. Tindakan ini bertujuan agar negara-negara tersebut tunduk pada kehendak Barat. Perilaku tidak manusiawi ini merupakan sebuah realitas yang dihadapi Republik Islam Iran sejak kemenangan revolusi. Dengan kemenangan Revolusi Islam pada tahun 1979, gelombang sanksi politik dan ekonomi dipaksakan atas bangsa Iran oleh kekuatan-kekuatan arogan dan sekutu mereka.

Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EEU) secara resmi memulai aktivitasnya pada 1 Januari 2015. Pada tahap awal, operasi EEU untuk menciptakan pasar besar bersama di kawasan negara-negara independen persemakmuran uni tersebut. Tujuan utama pembentukan Uni Ekonomi Eurasia adalah untuk memfasilitasi dan memudahkan perdagangan di antara negara-negara yang telah memisahkan diri dari Uni Soviet.

Tahun 2015 tiba pada saat krisis finansial dan kebijakan pengetatan ekonomi masih terus menyiksa warga di Benua Eropa. Meningkatnya angka kemiskinan, pengangguran, kesenjangan sosial, dan utang di samping kebijakan yang tidak searah yang diadopsi oleh para pemimpin Eropa, telah meningkatkan pesimisme di tengah masyarakat Eropa tentang masa depan Uni Eropa. Saat ini lebih dari 120 juta orang atau satu dari tujuh warga Uni Eropa berisiko jatuh miskin. Yunani dengan angka 23,1 persen menduduki posisi pertama tingkat pengangguran di Eropa, Romania menempati posisi berikutnya dengan angka 22,6 persen, Spanyol sekitar 22,2 persen, Bulgaria sebesar 21,2 persen, dan Kroasia sebanyak 20,5 persen.

Harga minyak dunia menurun tajam di penghujung tahun 2014 dan fenomena ini telah menyita perhatian para analis dan pengamat internasional. Konsumen minyak dan produk olahan minyak gembira dengan peristiwa tersebut, sementara para produsen justru merasa prihatin dan terpukul. Sejumlah ekonom juga menyatakan kekhawatiran terhadap dampak-dampak anjloknya harga minyak. Pada musim panas lalu, harga minyak mentah di pasar dunia dipatok 107 dolar per barel. Harga minyak sekarang bahkan lebih rendah dari harga emas hitam itu pada periode resesi ekonomi Amerika Serikat di tahun 2009.