Pesan Rahbar Atas Insiden di Pangkalan Pasdaran
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatollah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menyampaikan belasungkawa atas gugur syahidnya Shuhada Ghadir (Shuhada Lembaga Swasembada dan Riset Industri Pasdaran). Beliau mengatakan, "Kesyahidan merupakan taufik Allah Swt dan sumber keberkahan serta menaikkan derajat."
IRNA yang mengutip sumber pasukan Garda Revolusi Islam Iran, Rabu (16/11) melaporkan, pesan Rahbar tersebut dibacakan Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi, Asisten dan Penasihat Utama Panglima Tinggi Militer Iran dalam acara hari ketiga syahadahnya syuhada Ghadir di Husainiyah Sarallah, markas Pasdaran.
Pesan lengkap Rahbar sebagai berikut:
"Peristiwa bedarah di salah satu pusat pasukan Pasdaran yang menyebabkan gugur syahidnya sejumlah anggota utama pasukan itu termasuk ilmuwan terkemuka yang sederhana seperti Komandan Hassan Moghaddam, merupakan kenyatan pahit dan menyedihkan. Ia dengan dada terbuka dan tekad kuat selalu bergegas menghadapi resiko bahaya.
Pada masa perang Pertahanan Suci dan pasca perang itu, ia tidak pernah merasa lelah dalam dirinya. Tak diragukan lagi syahadah merupakan harapan utama mereka. Namun ketiadaan orang-orang agung seperti mereka di setiap negara dan masyarakat merupakan kerugian dan tragedi. Kita semua ikut berduka cita bersama keluarga mereka.
Puji syukur kepada Allah Swt hasil usaha mereka hingga kini berada di tangan penerus-penerus yang mempunyai kemampuan cukup untuk melanjutkan misi agung mereka. Saudara-saudara tercinta, dengan terus mengharap bantuan Allah Swt yang tak pernah putus, tingkatkanlah usaha dan upaya kalian sehingga semua tahu bahwa syahadah bagi kita adalah taufik Allah Swt dan sumber keberkahan serta naiknya derajat. Saya sampaikan duka cita saya kepada keluarga yang ditinggal, semua saudara dan para mitra Shuhada."
Sayid Ali Khemenei
16 November 2011
(IRIB/ Indonesia/RA/SL)