Dubes Iran: Israel di Balik Skenario Ledakan di Thailand

Font Size

Print

SHARE

Tweet it Digg it Google

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Thailand Majid Bizmark mengatakan, rezim Zionis Israel adalah tersangka utama dalam skenario ledakan terakhir di Bangkok, ibukota Thailand.

"Jika kita mengikuti masalah ini dengan cermat dan bijak, kita akan mengetahui siapa yang berada di belakang skenario ini," kata Bizmark dalam wawancara dengan harian lokal "The Nation". Ditambahkannya, tersangka utama adalah rezim Zionis Israel.

Bizmark lebih lanjut menandaskan, Kedubes Iran di Thailand memiliki keraguan yang mendalam tentang kebangsaan yang sebenarnya dari tersangka yang ditahan oleh pihak berwenang Thailand dan Malaysia. Tersangka tersebut diduga memakai paspor Iran, namun Dubes Iran meragukan apakah tersangka memang benar-benar warga negara Iran.

"Kami tidak tahu siapa mereka ... Mereka bisa menjadi siapa pun," kata Dubes Iran.

Pada Selasa, seorang pria melemparkan granat ke arah polisi Thailand dan sebuah taksi. Penyerang terluka serius dalam ledakan tersebut. Polisi Bangkok mengatakan, mereka menemukan dokumen yang mengindikasikan bahwa penyerang berkebangsaan Iran.

Menurut polisi Thailand, sebelumnya pada hari yang sama, sebuah rumah yang disewa oleh tiga pria, yang menurut polisi adalah warga Iran meledak. Ledakan itu diduga akibat bahan peledak yang disimpan di rumah tersebut. Segera setelah itu,  terjadi ledakan ketiga di jalan di dekatnya.


Tiga ledakan di Bangkok terjadi sehari setelah serangan bom yang mentargetkan staf Kedutaan Israel di India dan Georgia.

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu langsung menuduh Iran mendalangi serangan-serangan itu.

Pemerintah Iran telah menolak tuduhan itu dan menilainya sebagai tuduhan tak berdasar dan hanya sebuah taktik untuk memojokkan Tehran. Pejabat Tehran juga menilai serangan itu sebagai bagian dari perang urat saraf Tel Aviv terhadap Republik Islam. (IRIB Indonesia/RA/PH)

Tags:

Comments

Name
Mail Address
Description