Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian

Oleh: Muhammad Ma’ruf

 

Saya mulai pendahuluan tulisan ini dengan kutipan di sosmed yang bisa mewakili ketidak setujuan SK  Bima Arya dengan pertanyaan,.. mengapa?

 

“Warga NU setiap tahun memperingati haul pendiri dan tokoh-tokoh besarnya, komunitas pembela HAM tiap tahun memperingati haul Munir dan Baharuddin Lopa,  umat Kristiani tiap tahun memperingati haulnya Isa al Masih, ikhwan HT tiap tahun memperingati haul runtuhnya khilafah Turki-Utsmani... semuanya aman-aman saja... tidak ada yg protes... mengapa ketika komunitas Syiah memperingati haul cucu Nabi Saw dan salah satu dari imamnya, malah banyak yang reaktif?”

Menteri Dalam Negeri Irak menyampaikan keberhasilan program pengamanan peringatan Asyura di Karbala.

Media-media rezim Zionis Israel menyebut ceramah Sayid Hassan Nasrullah, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Lebanon di hari Asyura, monumental dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap para peserta acara peringatan Asyura Imam Husein as di ibukota Bangladesh.

Senin, 26 Oktober 2015 04:29

Imam Sajjad Pelanjut Asyura

Tanggal 12 Muharam merupakan hari syahadah Imam Sajjad as. Dua hari pasca peringatan Asyura. Imam Sajjad as sebagai saksi mata pembantaian Karbala setelah peristiwa itu bertanggung jawab memimpin umat Islam. Beliau adalah Ali bin al-Husein as yang lebih dikenal dengan panggilan Sajjad. Pada peristiwa Karbala, beliau ditakdirkan oleh Allah Swt sebagai salah satu orang yang hidup demi melanjutkan pesan Asyura.

Minggu, 25 Oktober 2015 08:02

Tawanan Karbala Digiring ke Syam

Pada hari kesebelas Muharam, Umar bin Saad mengeluarkan perintah untuk meninggalkan Karbala menuju Kufah. Para wanita dinaikkan ke atas unta-unta yang tidak tertutup. Para keluarga Nabi ini ditawan layaknya para tawanan kafir. Mereka dibiarkand alam kondisi sulit dan penut penderitaan yang berat.

Jutaan orang pecinta keluarga Rasulullah Saw di Republik Islam Iran tenggelam dalam duka di hari Asyura.

Oleh: Muhammad Ma’ruf

 

Saya mulai pendahuluan tulisan ini dengan kutipan di sosmed yang bisa mewakili ketidak setujuan SK  Bima Arya dengan pertanyaan,.. mengapa?

 

“Warga NU setiap tahun memperingati haul pendiri dan tokoh-tokoh besarnya, komunitas pembela HAM tiap tahun memperingati haul Munir dan Baharuddin Lopa,  umat Kristiani tiap tahun memperingati haulnya Isa al Masih, ikhwan HT tiap tahun memperingati haul runtuhnya khilafah Turki-Utsmani... semuanya aman-aman saja... tidak ada yg protes... mengapa ketika komunitas Syiah memperingati haul cucu Nabi Saw dan salah satu dari imamnya, malah banyak yang reaktif?”

Menteri Dalam Negeri Irak menyampaikan keberhasilan program pengamanan peringatan Asyura di Karbala.

Media-media rezim Zionis Israel menyebut ceramah Sayid Hassan Nasrullah, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Lebanon di hari Asyura, monumental dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap para peserta acara peringatan Asyura Imam Husein as di ibukota Bangladesh.

Senin, 26 Oktober 2015 04:29

Imam Sajjad Pelanjut Asyura

Tanggal 12 Muharam merupakan hari syahadah Imam Sajjad as. Dua hari pasca peringatan Asyura. Imam Sajjad as sebagai saksi mata pembantaian Karbala setelah peristiwa itu bertanggung jawab memimpin umat Islam. Beliau adalah Ali bin al-Husein as yang lebih dikenal dengan panggilan Sajjad. Pada peristiwa Karbala, beliau ditakdirkan oleh Allah Swt sebagai salah satu orang yang hidup demi melanjutkan pesan Asyura.

Minggu, 25 Oktober 2015 08:02

Tawanan Karbala Digiring ke Syam

Pada hari kesebelas Muharam, Umar bin Saad mengeluarkan perintah untuk meninggalkan Karbala menuju Kufah. Para wanita dinaikkan ke atas unta-unta yang tidak tertutup. Para keluarga Nabi ini ditawan layaknya para tawanan kafir. Mereka dibiarkand alam kondisi sulit dan penut penderitaan yang berat.

Jutaan orang pecinta keluarga Rasulullah Saw di Republik Islam Iran tenggelam dalam duka di hari Asyura.

Oleh: Muhammad Ma’ruf

 

Saya mulai pendahuluan tulisan ini dengan kutipan di sosmed yang bisa mewakili ketidak setujuan SK  Bima Arya dengan pertanyaan,.. mengapa?

 

“Warga NU setiap tahun memperingati haul pendiri dan tokoh-tokoh besarnya, komunitas pembela HAM tiap tahun memperingati haul Munir dan Baharuddin Lopa,  umat Kristiani tiap tahun memperingati haulnya Isa al Masih, ikhwan HT tiap tahun memperingati haul runtuhnya khilafah Turki-Utsmani... semuanya aman-aman saja... tidak ada yg protes... mengapa ketika komunitas Syiah memperingati haul cucu Nabi Saw dan salah satu dari imamnya, malah banyak yang reaktif?”

Menteri Dalam Negeri Irak menyampaikan keberhasilan program pengamanan peringatan Asyura di Karbala.

Media-media rezim Zionis Israel menyebut ceramah Sayid Hassan Nasrullah, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Lebanon di hari Asyura, monumental dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap para peserta acara peringatan Asyura Imam Husein as di ibukota Bangladesh.

Senin, 26 Oktober 2015 04:29

Imam Sajjad Pelanjut Asyura

Tanggal 12 Muharam merupakan hari syahadah Imam Sajjad as. Dua hari pasca peringatan Asyura. Imam Sajjad as sebagai saksi mata pembantaian Karbala setelah peristiwa itu bertanggung jawab memimpin umat Islam. Beliau adalah Ali bin al-Husein as yang lebih dikenal dengan panggilan Sajjad. Pada peristiwa Karbala, beliau ditakdirkan oleh Allah Swt sebagai salah satu orang yang hidup demi melanjutkan pesan Asyura.

Minggu, 25 Oktober 2015 08:02

Tawanan Karbala Digiring ke Syam

Pada hari kesebelas Muharam, Umar bin Saad mengeluarkan perintah untuk meninggalkan Karbala menuju Kufah. Para wanita dinaikkan ke atas unta-unta yang tidak tertutup. Para keluarga Nabi ini ditawan layaknya para tawanan kafir. Mereka dibiarkand alam kondisi sulit dan penut penderitaan yang berat.

Jutaan orang pecinta keluarga Rasulullah Saw di Republik Islam Iran tenggelam dalam duka di hari Asyura.