Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Senin, 22 Februari 2016 00:30

Abbas Ingin Format 5+1 untuk Perundingan Palestina

Abbas Ingin Format 5+1 untuk Perundingan Palestina

Pemimpin Otorita Ramallah Palestina, kembali menekankan kebutuhan untuk membentuk sebuah grup yang disebut 5+1 guna mengakhiri pendudukan Palestina oleh rezim Zionis Israel.

 

Seperti dilansir kantor berita Jerman (DPA), juru bicara Pemerintah Otorita Ramallah, Nabil Abu Rudeina mengatakan, Mahmoud Abbas dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah bertemu di Yordania pada Ahad (21/2/2016).

 

“Pada kesempatan itu, Abbas menekankan upaya Otorita Ramallah melalui kerjasama dengan masyarakat dunia untuk menggelar konferensi internasional kompromi dan menciptakan sebuah mekanisme seperti kelompok 5+1 untuk mencapai solusi yang efektif,” ujarnya.

 

Abbas telah membahas situasi di Palestina dan Timur Tengah selama pertemuannya dengan menlu AS. Ia menegaskan bahwa Otorita Ramallah akan melanjutkan upayanya di Dewan Keamanan PBB dengan tujuan mengutuk pembangunan distrik Zionis dan mendesak penghentiannya.

 

Menlu AS juga menyambut pembentukan negara Palestina demi menciptakan stabilitas dan keamanan di kawasan dan dunia.

 

Sebelum itu, Abbas dalam pembicaraan telepon dengan Federica Mogherini, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, menyoroti pentingnya membentuk kelompok 5+1 untuk mengakhiri pendudukan Palestina oleh rezim Zionis.

 

“Rakyat Palestina berharap pelaksanaan sebuah konferensi internasional akan mengakhiri pendudukan Palestina,” tegas Abbas.

 

Putaran terakhir perundingan damai Palestina mengalami kegagalan pada April 2014. (RM)

Add comment


Security code
Refresh