Dua Baris Malaikat Di Belakang Orang yang Shalat Membaca Azan dan Iqamah

Font Size

Print

SHARE

Tweet it Digg it Google

Mungkin tidak pernah terpikirkan, betapa besarnya pahala membaca azan dan iqamah untuk shalat yang dilakukan secara sendirian. Untuk itu, menarik sekali bila menyimak penjelasan Ayatullah Mohammad Javad Ansari Hamedani tentang kebesaran pahala ini.

 

Ayatullah Ansari Hamedani dilahirkan pada tahun 1320 Hs di kota Hamedan. Kemampuan dan potensinya yang luar biasa membuat beliau berhasil mencapai derajat mujtahid pada usia 24 tahun. Agha Mirza Agha Qazi menceritakan banyak kisah tentang beliau. Murid-murid Ayatullah Ansari antara lain Hassan Ali Nejabat, Syahid Dastghib dan Sayid Abdollah Fatemi dan lain-lain.

 

Beliau berkata, "Suatu hari saya masuk ke dalam masjid. Saya melihat seorang lelaki tua dan termasuk warga umum sebagaimana yang lainnya. Ia sedang shalat dan di belakangnya ada dua baris malaikat yang shalat di belakangnya. Lelaki tua ini tidak pernah tahu akan barisan para malaikat ini. Saya paham bahwa lelaki tua ini pasti membaca azan dan iqamah sebelum mengerjakan shalat. Karena dalam riwayat disebutkan:

 

"Barang siapa yang membaca azan dan iqamah sebelum shalat wajib sehari-hari, maka dua baris malaikat akan mengikuti shalat di belakangnya, bila ia membaca salah satunya, maka satu baris malaikat yang mengikuti shalat di belakangnya dan panjangnya barisan-barisan ini dari timur sampai barat dunia!" (IRIB Indonesia / Emi Nur Hayati)

 

Catatan

1. Dar Kui Bi Neshan, hal 112.

2. Keramate Shegefte Arefan, hal 71 dan 157 (saduran)

 

Sumber: Qudsonline

Tags:

Comments

Name
Mail Address
Description