Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Rabu, 20 April 2016 08:44

Meminta Izin Untuk Orang Keenam

Meminta Izin Untuk Orang Keenam

Rasulullah Saw bersabda, “Jangan pergi bertamu tanpa ada undangan. Karena boleh jadi pemilik rumah tidak punya persiapan untuk menjamu kalian dan dia akan merasa malu.”

 

 

Tentunya dari sisi lain masalah ini bisa dikaji, yaitu dalam riwayat lain beliau bersabda, “Hormatilah tamu kalian dan jamulah sebaik-baiknya!”

 

Dengan demikian, bisa dikatakan: Karena menghormati dan menjamu tamu dengan baik adalah wajib, maka mengundang tamu harus dalam kondisi yang tepat dan dengan persiapan penuh.

 

Seorang penduduk Madina mengundang Nabi Muhammad Saw dan empat orang sahabat beliau ke rumahnya. Beliau menerima undangan orang tersebut dan bergerak menuju ke rumahnya bersama empat orang sahabat beliau. Di pertengahan jalan ada seseorang ikut dan pergi juga mengikuti Rasulullah. Karena dia tahu bahwa Rasulullah mau pergi memenuhi undangan, dia meminta untuk ikut ke undangan tersebut bersama Rasulullah Saw. Namun Rasulullah Saw bersabda, “Lelaki ini [pemilik rumah] mengundang kami lima orang. Tunggu sebentar, saya mau pergi menemui pemilik rumah terlebih dahulu dan menyampaikan kejadian yang ada. Bila dia menerimamu, maka engkau bisa datang bersama kami, bila tidak, maka kembalilah ke rumahmu!”(IRIB Indonesia / Emi Nur Hayati)

 

Sumber: “Sad Pand va Hekayat” Nabi Muhammad Saw.

Add comment


Security code
Refresh