Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Sabtu, 28 Mei 2016 10:32

Ohadi: Friksi soal Haji akibat Sikap Keras Kepala Arab Saudi

Ohadi: Friksi soal Haji akibat Sikap Keras Kepala Arab Saudi

Saeed Ohadi, Ketua Organisasi Haji dan Ziarah Iran mengatakan, meski ada upaya tim juru runding Iran, tidak terlihat keseriusan di pejabat Arab Saudi bagi pengiriman jamaah haji tahun ini.

 

Ohadi Jumat (27/5) malam dalam wawancaranya dengan IRNA menambahkan, dari 11 butir yang tercantum di nota kesepahaman (MoU) yang bertentangan dengan penjagaan terhadap kehormatan peziarah Iran, enam butir di antaranya telah terselesaikan, namun lima butir lainnya masih belum akibat sikap keras kepala Arab Saudi.

 

"Pihak Arab Saudi telah diberitahu bahwa pekan ini (29/5) merupakan peluang terakhir untuk menunjukkan tekad seriusnya bagi pengiriman jamaah haji Iran pada ibada haji tahun ini," papar Ohadi.

 

Ketua Organisasi Haji dan Ziarah Iran menjelaskan bahwa upaya serius Iyad Madani, sekjen Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di perundingan dengan pejabat Arab Saudi guna menyelesaikan friksi juga belum menunjukkan hasil.

 

"Delegasi Arab Saudi tidak memiliki wewenang dan mengambil keputusan untuk menyelesaikan friksi tersisa," jelas Ohadi.

 

Ohadi menilai tidak adanya koordinasi dan solidaritas antara Deplu dan Departemen urusan Haji Arab Saudi sebagai faktor utama lambatnya perundingan. "Jika perilaku Arab Saudi tidak menunjukkan penghapusan lima butir tersisa, maka pejabat Saudi harus bertanggung jawab atas gagalnya pengiriman jamaah haji Iran tahun ini," tambar Ohadi.

 

Tahun lalu ribuan jamaah haji termasuk 464 jamaah asal Iran tewas dalam insiden hari Raya Kurban (24/9/2015) saat tengah menunaikan manasik haji di Mina akibat kelalaian pejabat Arab Saudi. (MF)

 

Add comment


Security code
Refresh