Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Jumat, 29 April 2016 15:49

Ayatullah Khatami: AS Rampok Aset Iran

Ayatullah Khatami: AS Rampok Aset Iran

Ayatullah Ahmad Khatami, khatib Shalat Jumat Tehran menilai perampasan sekitar dua miliar dolar aset Republik Islam Iran oleh Amerika sebagai bentuk perampokan nyata dan melanggar hukum internasional.

 

Ayatullah Khatami saat mereaksi keputusan Mahkamah Agung Amerika membekukan aset 2 miliar dolar Iran menekankan, pejabat Republik Islam tidak akan membiarkan aset nasional dijarah dan tak diragukan lagi mereka akan merebut kembali hak nasional tersebut dari tangan Amerika.

 

Ayatullah Khatami saat menyikapi berlanjutnya sabotase penyelenggara haji Arab Saudi melarang jamaah haji asal Iran untuk menunaikan ibadah suci ini mengatakan, Mekah dan Madinah adalah kota penting dunia Islam dan rezim Al Saud tidak berhak melarang jamaah haji Iran memasuki kota suci ini.

 

Khatib shalat Jumat Tehran menjelaskan, Republik Islam Iran menghendaki ritual haji yang aman dan terhormat, serta jamaah haji Iran tidak akan menyerah pada ritual haji yang hina dan tidak aman.

 

Seraya mengkritik kebijakan Arab Saudi terhadap negara-negara kawasan, Ayatullah Khatami menekankan, rezim Al Saud menggantikan peran rezim Zionis Israel dan bergerak demi kepentingan rezim penjajah al-Quds dengan mengobarkan perang di Yaman serta mendukung kejahatan rezim Bahrain serta kelompok teroris di Suriah.

 

Khatib shalat Jumat Tehran juga mengungkapkan kekhawatirannya atas friksi yang ada di Irak dan meminta pejabat negara ini waspada serta menyingkirkan friksi dan mempertahankan persatuan mereka melawan kubu arogan dan Takfiri.

 

Khatib shalat Jumat Tehran seraya mengisyaratkan sabotase Amerika Serikat di proses implementasi Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) mengatakan, "JCPOA adalah fenomena kebijakan luar negeri Iran yang diupayakan oleh pejabat negara ini, namun AS melalui pelanggaran komitmennya telah menjegal pelaksanaan kesepakatan ini."

 

"Pasca JCPOA, permusuhan Amerika terhadap bangsa Iran tidak surut dan muqawama merupakan satu-satunya solusi untuk menjawab permusuhan ini," papar Ayatullah Khatami.

 

Khatib shalat Jumat Tehran seraya menyampaikan ucapan selamat atas hari nasional Teluk Persia mengungkapkan, Teluk Persia memiliki akar sejarah ratusan tahun dan selamanya kawasan ini akan bernama Teluk Persia. (MF)

 

 

Add comment


Security code
Refresh