Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Sabtu, 16 April 2016 09:13

Iran-Arab Saudi Intensif Bahas Nota Kesepahaman Haji

Iran-Arab Saudi Intensif Bahas Nota Kesepahaman Haji

Kepala Organisasi Haji dan Ziarah Iran, Saeed Ohadi mengabarkan kemungkinan pengesahan draft nota kesepahaman pelaksanaan ibadah haji tahun 2016.

 

Ohadi tengah berada di Arab Saudi untuk menjajaki masalah pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Demikian dikutip IRNA, Jumat (15/4/2016).

 

"Draft nota kesepahaman haji sedang dipelajari oleh tim ahli dan teknis sampai hari Ahad depan, perjanjian ini akan dilaksanakan setelah dicapai kesepakatan terkait butir-butirnya," ujarnya.

 

Ohadi menuturkan bahwa rapat bersama dengan panitia pelaksana ibadah haji Arab Saudi terlaksana setelah tertunda selama tiga bulan.

 

"Selama pertemuan dengan menteri haji Saudi, Iran telah menekankan banyak hal seperti, masalah menjaga kemuliaan dan menghormati jamaah haji Iran, menetapkan langkah praktis untuk menjamin keamanan jamaah dan masalah pemberian visa. Iran juga menekankan pemberangkatan jamaah haji Iran dengan maskapai penerbangan dalam negeri," tegasnya.

 

Saat ditanya tentang kuota jamaah haji Iran untuk 2016, Ohadi menerangkan bahwa kuota semua negara Islam sama seperti tahun lalu dan menurut keterangan pejabat Saudi, sama sekali tidak ada perubahan soal kuota jamaah haji Iran sebesar 64 ribu orang.

 

Penetapan status jamaah haji Iran tahun ini mengalami penundaan karena pemutusan sepihak hubungan diplomatik oleh Arab Saudi.

 

Ribuan jamaah haji termasuk 464 jamaah Iran meninggal dunia dalam tragedi Mina pada 24 September 2015 akibat buruknya manajemen haji yang dikelola oleh Kerajaan Saudi. (RM)

Add comment


Security code
Refresh