Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Selasa, 24 Mei 2016 00:47

Rahbar: Perlawanan Iran, Penyebab Permusuhan Front Arogansi

Rahbar: Perlawanan Iran, Penyebab Permusuhan Front Arogansi

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menilai perlawanan, ketidakpatuhan kepada musuh dan penjagaan identitas revolusi dan Islam sebagai faktor utama kekuatan rakyat Iran, di mana Amerika Serikat dan kekuatan-kekuatan lainnya sangat marah dengan hal ini.

 

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengungkapkan hal itu dalam pidatonya, Senin (23/5/2016), di acara wisuda para mahasiswa Akademi Militer Imam Hussein as di Tehran, ibukota Iran bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Operasi Pembebasan Kota Khorramshahr yang dikenal dengan Operasi Baitul Maqdis.

 

"Selama 38 tahun lalu, front arogan berusaha mematahkan Revolusi Islam, namun gagal meskipun mereka telah menggunakan berbagai sarana dan propaganda," kata Ayatullah Khamenei ketika menyinggung kemarahan para agoran dunia terhadap resistensi bangsa Iran.

 

Rahbar lebih lanjut menilai "ketidakpatuhan" Iran sebagai hal yang dipersoalkan oleh front arogansi dunia.

 

"Mereka telah mengerahkan semua sarana, tekanan dan upaya budaya, ekonomi, politik, propaganda serta para anasir pengkhianat untuk memaksa Republik Islam Iran bertekuk lutut dan mematuhi mereka, namun rakyat negara ini tidak bersedia untuk patuh kepada para arogan. Hal inilah yang menyebabkan mereka sangat marah terhadap bangsa Iran," jelasnya.

 

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menuturkan, "ideologi" yaitu pemikiran Islam yang menyebabkan rakyat Iran tidak bersedia untuk tunduk di bawah tekanan, front kekafiran dan arogansi.

 

Ayatullah Khamenei menyebut pengungkapan isu-isu seperti energi nuklir, kekuatan rudal dan Hak Asasi Manusia hanya sebagai dalih untuk memusuhi Iran.

 

"Penyebab utama dari semua permusuhan ini adalah ketidakpatuhan (Republik Islam Iran) kepada arogansi," tegasnya.

 

Baru-baru ini, lanjut Rahbar, mereka meluncurkan kontroversi tentang kekuatan rudal Iran, namun mereka harus memahami bahwa keributan yang mereka buat ini tidak akan berpengaruh apapun dan mereka tidak akan bisa melakukan apapun.

 

Menurut Ayatullah Khamenei, pemahaman yang tidak lengkap Amerika Serikat dan front arogan tentang bangsa Iran adalah sumber kesalahan dalam perhitungan mereka.

 

"Meski demikian, mereka tidak putus asa untuk menginfiltrasi, dan dalam kondisi seperti ini , kewajiban besar berada di pundak semua rakyat Republik Islam Iran, terutama Sepah Pasdaran," tuturnya.

 

Di bagian lain pidatonya, Rahbar menilai pencerahan luas dan langkah-langkah benar dan cerdas sebagai tugas utama.

 

"Tugas bagi semua dalam menghadapi pengaruh dan infiltrasi musuh adalah perlawanan dan resistensi," tegasnya.

 

Ayatullah Khamenei juga mengucapkan selamat atas hari kelahiran Imam Mahdi as dan HUT Pembebasan Kota Khorramshahr yang jatuh pada tanggal 3 Khurdad.

 

Rahbar menilai pembebasan Khorrashahr sebagai salah satu hari yang tidak dapat terlupakan dalam sejarah revolusi dan merupukaan simbol kekuatan Ilahi. (RA)

 

Add comment


Security code
Refresh