Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Senin, 02 Mei 2016 01:39

Rahbar: Perang di Kawasan Merupakan Lanjutan Perang Anti-Iran

Rahbar: Perang di Kawasan Merupakan Lanjutan Perang Anti-Iran

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Al-Udzma Sayyid Ali Khamenei, menilai front Barat pimpinan Amerika Serikat berupaya menguasai kawasan melalui perang besar dan meluas dengan kubu Islam.

Hal itu dikemukakan Ahad (1/5) oleh Rahbar dalam pertemuan dengan Ramadhan Abdullah, Sekjen Front Jihad Islam Palestina

 

Beliau memberikan analisa komprehensif menyangkut kondisi di kawasan saat ini dan menekankan "Perang besar yang sedang terjadi saat ini di kawasan, adalah lanjutan dari perang yang telah dimulai sejak 37 tahun lalu terhadap Iran."

 

Beliau menekankan bahwa sikap Iran dalam masalah Palestina bukan bersifat temporal seraya menegaskan, "Sejak sebelum kemenangan Revolusi Islam dan pada era perjuangan, dukungan terhadap Palestina dan pentingnya perlawanan terhadap rezim Zionis telah berulangkali dijelaskan dalam sikap Imam Khomeini ra, dan pasca Kemenangan Revolusi Islam juga menjadi tugas prioritas Iran, oleh karena itu tujuan Palestina sejatinya ada dalam eksistensi Republik Islam Iran."

 

Menyinggung berbagai tekanan meluas politik, media, ekonomi dan bahkan militer untuk membuat Revolusi Islam bertekuk lutut atau memaksa Republik Islam mengendurkan sikapnya, Rahbar menjelaskan, "Apa yang sedang terjadi di kawasaan saat ini, pada hakikatnya adalah lanjutan dari konfrontasi Amerika Serikat dengan Republik Islam Iran."

 

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, menilai tujuan utama perang luas saat ini oleh front Barat pimpinan Amerika Serikat terhadap kubu Islam, adalah menguasai kawasan. Menurut beliau, "Transformasi regional harus dibahas dan dianalisa dari sudut pandang ini dan dalam kerangka ini, isu di Suriah, Irak, Lebanon dan Hizbullah, merupakan bagian dari konfrontasi tersebut."

 

Ayatullah Khamenei menandaskan bahwa pada kondisi saat ini, perjuangan untuk Palestina merupakan simbol perjuangan untuk Islam.

 

"Front imperialis telah melakukan berbagai upaya untuk mengubah konfrontasi itu menjadi perang antara Syiah dan Sunni," tutur beliau.

 

Menyinggung fakta bahwa di Suriah, pemerintah yang berkuasa bukan pemerintah Syiah, Ayatullah Khamenei mengatakan, "Akan tetapi Republik Islam mendukung pemerintah Suriah, karena pihak-pihak yang berhadapan dengan Suriah, sejatinya memusuhi Islam dan sedang mengutamakan kepentingan Amerika Serikat dan rezim Zionis."

 

Menyinggung penjelasan Sekjen Jihad Islam Palestina tentang adanya berbagai upaya untuk menekan Hizbulalh Lebanon, Rahbar mengatakan, "Hizbullah lebih kuat dari langkah-langkah tersebut dan saat ini ketakutan serta kekhawatiran rezim Zionis terhadap Hizbullah yang pasti lebih besar dibanding masa lalu."(MZ)

Add comment


Security code
Refresh