Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Minggu, 05 Juni 2016 15:10

Shamkhani: Iran Harus Bangun Kekuatan Intelijen

Shamkhani: Iran Harus Bangun Kekuatan Intelijen

Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran mengatakan, selain kekuatan rudal, idelogi dan realisasi ekonomi perlawanan yang merupakan tiga pondasi kekuatan pencegahan Iran, kekuatan intelijen juga harus mulai dibangun.

 

ISNA (5/6) melaporkan, Laksamana Ali Shamkhani, Ahad (5/6) di seminar nasional metode analisa intelijen di Tehran menuturkan, kekuatan adalah sebuah fenomena multidimensi dan menganggap peralatan militer sebagai satu-satunya kekuatan, adalah kesalahan fatal.

 

Shamkhani menjelaskan, jika Revolusi Islam tidak mungkin dikenal tanpa nama Imam Khomeini, maka jalan lurus revolusi juga tidak mungkin dicapai tanpa arahan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar.

 

Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran menegaskan, infiltrasi adalah bentuk permusuhan paling mematikan kubu anti-Revolusi Islam Iran dan dalam hal ini harus diciptakan kekuatan pencegahan.

 

Shamkhani menuturkan, kekuatan intelijen harus memainkan peran seperti kekuatan unggul cyber dan pencegahan dalam melawan dominasi pihak lain terutama di bidang-bidang yang semi-rigid, kemampuan penguatan konsep kekuatan internal pemerintah dan melawan infiltrasi, kemampuan melawan dan menggagalkan strategi Iranphobia dan mengontrol berbagai bentuk konspirasi kekuatan imperialis, termasuk aktivitas kelompok teroris Takfiri.

 

Ia menegaskan, membangun kekuatan intelijen membutuhkan kerja keras dan tekad kuat komprehensif negara dan menciptakan kekuatan ini lebih sulit dari mewujudkan kekuatan rudal, ideologi atau merealisasikan ekonomi perlawanan. (HS)

Add comment


Security code
Refresh