Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Minggu, 29 Mei 2016 12:51

Jaberi Ansari: Arab Saudi Bertanggung Jawab atas Kegagalan Jamaah Iran

Jaberi Ansari: Arab Saudi Bertanggung Jawab atas Kegagalan Jamaah Iran

Juru bicara Departemen Luar Negeri Republik Islam Iran, Sadeq Hossein Jaberi Ansari mengatakan, Arab Saudi menutup seluruh pintu bagi Iran dan jika jamaah haji Iran gagal menunaikan manasik haji tahun ini, maka tanggung jawab berada di pundak Riyadh.

 

Jaberi Ansari Sabtu (28/5) menandaskan, Arab Saudi mengaitkan isu haji dengan hubungan politik dan hal ini berbeda dengan slogan Riyadh selama ini.

 

Masih menurut jubir Deplu Iran, Arab Saudi di berbagai isu senantiasa menempatkan dirinya bertentangan dengan Tehran dan sejak lama menjadikan konfrontasi dengan Iran sebagai dasar kebijakannya.

 

Jaber Ansari mengatakan, "Berdasarkan dialog terbaru, Arab Saudi menolak menjalankan tanggung jawabnya yang paling dasar sekali pun, yakni menciptakan keamanan dan menjamin keselamatan para jamaah."

 

"Arab Saudi merupakan pihak yang bertanggung jawab atas berbagai peristiwa di kawasan, dan mungkin salah satu dalih utama kebijakan keras Arab Saudi adalah kekhawatiran atas perilaku mereka di dunia dan pandangan opini publik internasional kepada negara ini," papar Jaberi Ansari.

 

Saeed Ohadi, ketua Organisasi Haji dan Ziarah Republik Islam Iran yang bersama delegasi bertolak ke Arab Sudi untuk menggelar dialog kedua terkait manasik haji tahun ini pada hari Jumat telah kembali ke Iran.

 

Menjaga kehormatan jamaah haji Iran, jaminan bagi keamanan tamu Allah, mekanisme untuk melindungi konsul Iran yang menunaikan ibadah haji dan penerbitan visa haji jamaah Iran di dalam negeri merupakan butir yang dituntut juru runding Iran.

 

Hari Ahad (29/5) merupakan batas akhir bagi pemerintah Arab Saudi untuk memberikan jawaban atas tuntutan Iran terkait manasik haji tahun ini. (MF)

 

Add comment


Security code
Refresh