Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Minggu, 03 April 2016 03:42

Sanksi AS Tidak Akan Pengaruhi Kemampuan Rudal Iran

Sanksi AS Tidak Akan Pengaruhi Kemampuan Rudal Iran

Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Habibollah Sayyari menyatakan, sanksi oleh Amerika Serikat dan sekutunya akan gagal menghalangi rencana Republik Islam untuk meningkatkan kekuatan militernya.

 

"Terlepas dari penentangan dari AS dan sekutunya, rencana [kami] akan tetap dilaksanakan berdasarkan tuntutan mempertahankan perbatasan maritim negara," kata Sayyari kepada wartawan di kota pelabuhan Iran selatan Bandar Abbas pada Sabtu (2/4) di sela-sela upacara menyambut armada 38 dari Angkatan Laut Iran.

 

Meskipun disanksi, Angkatan Laut Iran berhasil mengukir prestasi besar, kata Sayyari, seraya menambahkan bahwa jika semua negara menentang pemerintah Islam dengan mengerahkan sumber daya mereka, mereka akan gagal menghambat kemajuan Angkatan Laut Iran.

 

Dia meremehkan dampak sanksi terhadap Republik Islam dan mengatakan Angkatan Laut Iran telah berhasil memproduksi peralatan militer, termasuk kapal perusak seperti Jamaran, Damavand dan Sahand, dalam kondisi disanksi.

 

Ditambahkannya pula bahwa Angkatan Laut Iran tidak akan menggubris pernyataan pihak asing tentang manuver negara yang bertujuan meningkatkan kemampuan pertahanannya.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah melakukan berbagai terobosan besar di sektor pertahanan dan menggelar berbagai manuver militer.

 

Namun Iran berulang kali memastikan negara-negara lain bahwa kekuatan militernya bukan ancaman bagi negara-negara lain, mengingat doktrin pertahanan Republik Islam sepenuhnya berdasarkan pada asas pencegahan.(IRIB Indonesia/MZ)

Add comment


Security code
Refresh