Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Deputi Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menilai Suriah sebagai pemenang pertempuran, sekaligus pengibar bendera perlawanan terhadap terorisme dan ekstremisme.
Ketua Komite Intifada Qods menilai koalisi Saudi-Zionis telah gagal dalam memarginalkan masalah Qods dan Palestina.
Ketua Lembaga Haji dan Ziarah Iran, Saeed Ohadi, menekankan pentingnya upaya Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk merevisi struktur manajemen haji dengan tujuan mencegah perilaku diskriminatif yang dibarengi dengan kekerasan oleh …
Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran mengatakan, selain kekuatan rudal, idelogi dan realisasi ekonomi perlawanan yang merupakan tiga pondasi kekuatan pencegahan Iran, kekuatan intelijen juga harus mulai dibangun.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, Muhammad Ali adalah salah satu pionir perjuangan kesetaraan ras dan hak warga kulit hitam serta seruan nurani kebangkitan manusia dalam melawan diskriminasi anti-kemanusiaan …
Minggu, 05 Juni 2016 12:05

Iran di Garda Depan Perangi Teroris

Juru bicara kementerian luar negeri Iran mengatakan, ketika sekutu AS di kawasan mendukung ISIS dan kelompok teroris lainnya dengan berbagai cara, Iran justru berada di garda depan dalam memerangi teroris …
Menjelang pelaksanaan sidang musiman Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Dirjen lembaga ini kembali mengkonfirmasikan komitmen Iran terhadap kesepakatan Rencana Aksi Bersama Kompreshensif (JCPOA).
Menteri Ekonomi dan Keuangan Republik Islam Iran, Ali Tayyeb Nia, menekankan kerja sama dengan semua negara dunia untuk menghentikan bantuan finansial terorisme.
Imam shalat jemaah dan khatib salah satu masjid Lebanon menyatakan, kewaspadaan dan kebangkitan bangsa-bangsa Muslim, adalah syarat penting dalam melawan propaganda musuh yang anti-dunia Islam.
Ulama pejuang Yaman mengatakan, seluruh Muslimin dan penuntut kebebasan Dunia Islam harus berkumpul membahas seputar pemikiran dan cita-cita tinggi Imam Khomeini.
Koran New York Times dalam sebuah laporan bertajuk "Ruhollah Khomeini dari Iran, Sosok yang Mengguncang Dunia" menganalisa peringatan ke-27 tahun wafatnya Imam Khomeini.
Wakil Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, Brigadir Jenderal Sayyid Masoud Jazayeri menyatakan, Iran siap menghadapi segala bentuk ancaman militer Amerika Serikat.
Sabtu 4 Juni 2016, masyarakat Iran memperingati Hari Kebangkitan 15 Khordad, yaitu hari kebangkitan bersejarah Imam Khomeini pada tanggal 15 Khordad 1342 HS, atau pada tahun 1963.
Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Negara Republik Islam Iran mengatakan, perjuangan dan perlawanan terhadap Amerika Serikat tidak akan pernah dihapus dari teks dan pokok utama Revolusi Islam.
Wakil Direktur Lembaga Penyusunan dan Penerbitan Karya-karya Imam Khomeini ra membantah klaim-klaim BBC tentang upaya Imam Khomeini ra untuk menjalin hubungan dengan pemerintah Amerika Serikat di masa itu.
Ketua Pusat Riset Strategis Dewan Penentu Kebijakan Negara Republik Islam Iran mengatakan, Imam Khomeini ra, pendiri Republik Islam Iran adalah penggagas (pencetus) kebangkitan Islam.
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran bertemu dengan Menteri Pertanian Latvia dan membicarakan kerjasama bilateral antarkedua negara.
Presiden Hassan Rouhani, menilai Revolusi Islam, Republik Islam dan Wilayatul Faqih sebagai tiga warisan bersejarah Imam Khomeini ra untuk bangsa Iran.
Sekretaris Jenderal Forum Ahlul Bait as Dunia, mengatakan jalan dan pemikiran Imam Khomeini ra dalam membela bangsa Palestina untuk menghadapi rezim penjajah Quds akan terus berlanjut.
Jumat, 03 Juni 2016 00:02

Menlu Iran Kritik Politisasi Isu HAM

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, menilai politisasi isu hak asasi manusia sebagai musuh terburuk bagi HAM itu sendiri.
Halaman 1 dari 321