Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Kamis, 03 Desember 2015 22:15

Cina dan Iran Perpanjang Kontrak Minyak Menjelang Pencabutan Sanksi

Cina dan Iran Perpanjang Kontrak Minyak Menjelang Pencabutan Sanksi

Iran mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan ekspor minyak menjelang pencabutan sanksi yang dipimpin AS, dan memperpanjang kontrak minyak mentahnya dengan dua pembeli utama Cina hingga 2016 dan memulai pembicaraan dengan pembeli potensial lainnya, demikian dilaporkan Reuters pada Kamis (3/12/2015).

 

Sinopec Corp, kilang minyak terbesar di Asia, dan perusahaan negara Cina Zhuhai Zhenrong Corp bersama-sama akan mengangkat sekitar 505.000 barel per hari (bph) minyak mentah dari Iran pada tahun 2016, sama seperti tahun ini ketika mereka mengambil kira-kira separuh dari total ekspor Republik Islam.

 

Para pejabat perminyakan Iran dalam dua bulan terakhir telah bertemu dengan para penguasa di PetroChina, perusahaan penyulingan minyak terbesar kedua negara itu, dan perusahaan milik negara Cina CNOOC, yang menjalankan sebuah kompleks petrokimia dengan Royal Dutch Shell.

 

Induk perusahaan PetroChina CNPC mulai memompa minyak di lapangan Utara Azadegan Iran sekitar Oktober dengan perkiraan produksi mencapai 75.000 barel per hari.(IRIB Indonesia/MZ)

Add comment


Security code
Refresh