Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Senin, 30 Mei 2016 00:34

Saudi tidak Kooperatif, Iran Pilih tidak Berangkatkan Jemaah

Saudi tidak Kooperatif, Iran Pilih tidak Berangkatkan Jemaah

Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran, Ali Jannati mengatakan pelaksanaan ibadah haji tahun ini secara praktis tidak memungkinkan bagi jemaah Iran.

 

Dalam pernyataan kepada IRIB News Agency, Ahad (29/5/2016), Jannati menerangkan, para pejabat Arab Saudi sedianya sampai hari ini (Ahad) memberi jawaban atas proposal Iran, tapi dengan memperhatikan sikap dan komentar para pejabat Riyadh dalam dua putaran perundingan dengan delegasi Tehran dan hambatan yang mereka ciptakan, maka pelaksanaan kewajiban haji secara praktis tidak mungkin untuk dilakukan.

 

"Lembaga Haji dan Ziarah Iran akan mengeluarkan pernyataan resmi terkait masalah ini," tambahnya.

 

Sebelumnya, Ketua Lembaga Haji dan Ziarah Iran, Saeed Ohadi mengatakan, upaya serius yang juga melibatkan Sekjen OKI Iyad Madani dalam pembicaraan dengan para pejabat Saudi untuk menyelesaikan perbedaan, tidak mencapai hasil.

 

"Delegasi Saudi menganggap dirinya tidak memiliki wewenang dan tidak bisa membuat keputusan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang tersisa," tambahnya.

 

Pihak Saudi dalam perundingan dengan delegasi Iran, tidak bisa memberi jaminan keamanan dan sebuah perjalanan yang bermartabat bagi jemaah haji Republik Islam. Mereka selalu menciptakan hambatan untuk pengiriman jemaah haji Iran ke Tanah Suci.

 

Iran menekankan banyak poin dalam pembicaraan dengan otoritas Saudi seperti, masalah menjaga kemuliaan dan menghormati jemaah haji Iran, menetapkan langkah praktis untuk menjamin keamanan jemaah dan masalah penerbitan visa. Iran juga menekankan pemberangkatan jemaahnya dengan maskapai penerbangan dalam negeri.

 

Ribuan jamaah haji termasuk 464 jamaah Iran meninggal dunia dalam tragedi Mina pada 24 September 2015 akibat buruknya manajemen haji yang dikelola oleh Kerajaan Saudi. (RM)

Add comment


Security code
Refresh