Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Minggu, 29 Mei 2016 00:18

Rouhani Gelar Pertemuan dengan Direktur Baru IRIB

Rouhani Gelar Pertemuan dengan Direktur Baru IRIB

Presiden Hassan Rouhani mengatakan, tugas berat Lembaga Penyiaran Nasional Republik Islam Iran (IRIB) adalah memperdalam kepercayaan dan mengembangkan hubungan dengan masyarakat dan pemerintah.

 

Ia menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan direktur baru IRIB, Abdolali Ali-Askari, Sabtu (28/5/2016). Demikian dilansir situs resmi Presiden Iran.

 

Rouhani memuji kesuksesan besar IRIB di era Perang Pertahanan Suci dan Jahad Sazandegi (Jihad Pembangunan) dalam memupuk persatuan nasional dan memobilisasi massal.

 

"IRIB sebagai media nasional mengemban tugas berat untuk memperdalam kepercayaan dan memperluas hubungan antara masyarakat dan pemerintah," tambahnya.

 

Presiden juga menilai "keputusan pemerintah" membantu IRIB dalam menunaikan tugas-tugasnya dengan benar sebagai perkara yang sangat penting.

 

"Pemerintah mengakui independensi dan profesionalitas IRIB dan juga menyerukan pengawasan serius ketiga lembaga negara terhadap lembaga penyiaran berdasarkan Pasal 175 Undang-Undang Dasar Iran," tegasnya.

 

Menurut Rouhani, pendekatan kritis dan konstruktif merupakan bagian dari tugas-tugas inheren dan positif dari semua media termasuk IRIB, tetapi hal yang tidak baik adalah propaganda miring, pencemaran nama baik, fitnah dan kebohongan.

 

Rouhani juga mengatakan tidak bisa menerima segala bentuk kegiatan yang tidak netral di IRIB karena ia memiliki esensi nasional dan media publik. "Semua harus waspada agar tidak menciptakan polarisasi masyarakat yang bertentangan dengan pandangan Pemimpin Besar Revolusi Islam dan perlu menyadari bahwa menciptakan perpecehan adalah konspirasi musuh," tegasnya.

 

Pada kesempatan itu, Abdolali Ali-Askari mengatakan, IRIB menganggap mendukung pemerintah sebagai tugas kelembagaannya dan memperlemah pemerintah sebagai pengkhianatan terhadap masyarakat.

 

Menurutnya, tugas bersama terpenting IRIB dan pemerintah adalah memajukan kebijakan ekonomi muqawama dan bergerak untuk menggairahkan sektor produksi dan penciptaan lapangan kerja.

 

"Sejalan dengan itu, IRIB dalam program-programnya akan secara serius menindaklanjuti masalah penguatan ekonomi dan memberi dukungan kepada para produsen kecil dan menengah," ujarnya. (RM)

Add comment


Security code
Refresh