Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Senin, 06 Juni 2016 03:41

BDS Movement Telah Menjadi Ancaman Strategis Bagi Israel

BDS Movement Telah Menjadi Ancaman Strategis Bagi Israel

Gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS Movement), sebuah kampanye global dalam upaya meningkatkan tekanan ekonomi dan politik terhadap Israel, telah menjadi ancaman strategis bagi keamanan rezim penjajah Israel.

Menurut laporan Pusat Informasi Palestina, Mahmoud Al-Nawajaah, koordinator Komite Nasional Palestina Memboikot Israel, Ahad (5/6), menyinggung kegagalan Israel dalam mencegah perluasan aktivitas BDS, seraya menyatakan, Israel telah mengeluarkan jutaan dolar untuk mengantisipasi dampak negatif dari kampanye global tersebut.

 

Berbicara soal tuduhan Israel terhadap BDS yang dituding terlibat dalam serangan cyber terhadap sejumlah perusahaan Israel antara Februari hingga Maret lalu, Al-Nawajaah mengatakan, serangan cyber itu membuat Tel Aviv putus asa.

 

Ditambahkannya bahwa di Amerika Serikat, Perancis dan Inggris, Israel telah melancarkan serangan propaganda, politik, intelijen dan hukum terhadap gerakan BDS.

 

Banyak negara yang bergabung dalam gerakan boikot, divestasi dan sanksi terhadap Israel, guna menekan rezim Tel Aviv menghentikan pembangunan permukiman Zionis di bumi Paletnia serta mengakhi hak-hak bangsa Palestina. (MZ)

Add comment


Security code
Refresh