Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Senin, 06 Juni 2016 03:18

Penasehat Raja Salman: Saudi dan Israel "Memiliki Kepentingan Kolektif"

Penasehat Raja Salman: Saudi dan Israel "Memiliki Kepentingan Kolektif"

Penasehat Raja Arab saudi mengkonfirmasikan upaya negara ini membantu proses normalisasi negara-negara Arab dengan rezim Zionis Israel.

Qodsna melaporkan, Anwar Eshki, penasehat dekat Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, dalam wawancaranya dengan Yediot Aharonot, mengatakan bahwa Raja Saudi sedang menggulirkan proyek normalisasi hubungan negara-negara Arab dengan Israel.

 

Eshki menambahkan, jika PM Israel Benjamin Netanyahu berkomitmen untuk melaksanakan program perdamaian Arab untuk mengakhiri konflik antara Palestina dan Tel Aviv, maka Raja Salman siap memimpin dan memonitor proses perdamaian dan normalisasi hubungan negara-negara Arab dengan Israel.

 

Penasehat dekat Raja Saudi itu menegaskan jika Tel Aviv berkomitmen pada program perdamaian Arab, maka hubungannya dengan negara-negara Arab akan normal kembali. Selain itu, Arab Saudi akan menjadi mitra utama Israel di pasar bebas Teluk Tiran.

 

Anwar Eshki yang saat ini menjabat sebagai ketua Pusat Riset Strategis Arab Saudi, menjelaskan, Arab Saudi dan Israel "memiliki kepentingan kolektif" dan oleh karena itu, dengan mudah dapat bersama-sama melawan musuh-musuh kolektif.

(MZ)

Add comment