Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Minggu, 05 Juni 2016 02:46

Lavrov dan Kerry Rundingkan Krisis Suriah

Lavrov dan Kerry Rundingkan Krisis Suriah

Para Menlu Rusia dan Amerika Serikat kembali berdialog soal krisis Suriah.

Itartas melaporkan, Menlu Rusia, Sergei Lavrov dalam percapakan telepon dengan mitranya dari Amerika Serikat, John Kerry, menyatakan khawatir atas keterlambatan dimulainya perundingan Suriah. Menurutnya, alasan yang dikemukakan dalam hal ini direkayasa.

 

Lavrov menekankan, memisahkan kelompok bersenjata dari kelompok teroris Front Al-Nusra yang kewajiban Amerika Serikat, adalah masalah sangat esensial.

 

Kerja sama untuk menghentikan transfer senjata, amunisi dan perlengkapan, serta masuknya anasir teroris baru dari luar Suriah, juga merupakan di antara topik yang dibahas kedua pihak.

 

Mediasi Amerika Serikat dan Rusia sebelumnya telah berujung pada gencatan senjata yang sangat rentan di Suriah, dengan tujuan penindaklanjutan perundingan damai. Akan tetapi gencatan senjata tersebut tidak meliputi kelompok-kelompok teroris seperti Daesh dan Front Al-Nusra. (MZ)

Add comment


Security code
Refresh