Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Senin, 07 Maret 2016 16:49

Pelabelan Hizbullah, Ungkap Niat Bengis Sejumlah Negara Arab

Pelabelan Hizbullah, Ungkap Niat Bengis Sejumlah Negara Arab

Kepala Populer Mobilisasi Unit Irak, Abu Mahdi al-Mohandes, menyatakan pelabelan Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris oleh negara-negara Arab di pesisir Teluk Persia, menguak kampanye bengis mereka melawan kelompok-kelompok yang sedang berjuang melawan para teroris Takfiri di kawsan ini.

 

Pada 2 Maret, enam negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (PGCC) merilis pernyataan melabel Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris. Blok, yang terdiri dari Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, Bahrain dan Kuwait, mengklaim bahwa langkah-langkah Hizbullah di kawasan bertentangan dengna nilai-nilai internasional dan prinsip-prinsip moral dan kemanusiaan.

 

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Islam Times pada Ahad (6/3), al-Mohandes mengatakan bahwa langkah anti-Hizbullah oleh negara-negara Arab pesirir Teluk Persia merupakan reaksi atas kemenangan yang dicapai militer Irak dan Suriah baru-baru ini melawan teroris ISIS.

 

"Negara-negara yang mendukung terorisme Takfiri kini sedang berduka karena kematian pion-pion mereka di kawasan tersebut terutama dalam kemenangan nyata yang dicapai di Suriah dan Irak," kata al-Mohandes.

 

Langkah oleh enam anggota blok tersebut merupakan aksi terbaru anti-Hizbullah, yang memerangi teroris di Suriah.(IRIB Indonesia/MZ)

Add comment