Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Senin, 30 Mei 2016 01:26

Soal Pemisahan Teroris, Rusia Minta AS Penuhi Janjinya

Soal Pemisahan Teroris, Rusia Minta AS Penuhi Janjinya

Menteri Luar Negeri Rusia dan Amerika Serikat pada Ahad (29/5/2016), melakukan pembicaraan telepon untuk membahas situasi di Suriah.

 

Menurut kantor berita TASS, Sergei Lavrov dan John Kerry mendiskusikan proposal Rusia tentang operasi bersama melawan organisasi teroris dan kelompok bersenjata lainnya yang melanggar gencatan senjata di Suriah.

 

"Lavrov sekali lagi menekankan perlunya penutupan segera perbatasan Suriah dengan Turki untuk mencegah penyusupan anasir-anasir teroris," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

 

Menlu Rusia juga meminta AS untuk melaksanakan janjinya soal pemisahan kelompok-kelompok oposisi Suriah dari para teroris Front al-Nusra, yang tidak dimasukkan dalam gencatan senjata.

 

Pada kesempatan itu, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan upaya dalam pelaksanaan resolusi-resolusi yang dikeluarkan oleh Kelompok Internasional Pendukung Suriah (ISSG) dan Dewan Keamanan PBB.

 

Gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia dan AS secara resmi mulai berlaku di Suriah pada 27 Februari lalu. Kesepakatan ini tidak mencakup kelompok-kelompok teroris seperti, Daesh dan Front al-Nusra. (RM)

Add comment


Security code
Refresh