Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Minggu, 29 Mei 2016 10:16

Putin: Meminta Maaf, Syarat bagi Turki

Putin: Meminta Maaf, Syarat bagi Turki

Presiden Rusia, Vladimir Putin menyatakan bahwa meminta maaf sebagai syarat pemulihan hubungan Ankara-Moskow.

 

IRNA melaporkan, Putin Sabtu (28/5) menandaskan, syarat bagi pemulihan hubunga dan normalisasi kerjasama dengan Turki tidak akan berubah,

 

Presiden Rusia menambahkan, selama Ankara menolak usulan Moskow dan tidak meminta maaf, hubungan tidak akan pulih seperti sebelumnya.

 

Putin menjelaskan, tak jelas mengapa Turki melalui aksinya menembak jatuh jet tempur Sukhoi-24 di zona udara Suriah, merusak hubungannya dengan Rusia.

 

Presiden Rusia juga mengatakan, sikap Moskow dalam kasus normalisasi hubungan dengan Ankara memberikan syarat berupa permintaan maaf Turki dan ganti rugi serta janji untuk tidak mengulang perilaku serupa.

 

Pasca penembakan jet tempurnya, Rusia selain membatalkan pertemuan pemimpin kedua negara, juga menjatuhkan sanksi keras termasuk pembatalan kunjungan bebas visa warga kedua negara, sanksi bahan makanan, serta produk pertanian terjadap Turki. (MF)

 

 

Add comment


Security code
Refresh