Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Kamis, 19 Mei 2016 15:46

Paus Fransiskus Bela Hijab dan Kemunculan Juru Selamat

Paus Fransiskus Bela Hijab dan Kemunculan Juru Selamat

Pemimpin umat Kristen Katolik dunia mengatakan, perempuan-perempuan Muslim berhak untuk memilih mengenakan hijab, sebagaimana seorang perempuan Kristen dapat memakai salib di lehernya.

 

IQNA (19/5) mengutip surat kabar The Guardian, Rabu (18/5) melaporkan, Paus Fransiskus dalam wawancara dengan surat kabar Katolik Perancis, Le Croix menegaskan, masyarakat harus punya kebebasan mengemukakan agamanya di jantung kebudayaan mereka dan tidak boleh mendapat diskriminasi.

 

Paus mengatakan, benar bahwa berita kemunculan juru selamat dan kemenangan akhir ada dalam ajaran Islam, akan tetapi gagasan semacam ini dapat dijelaskan di Injil.

 

Terkait krisis pengungsi dan kemampuan Muslimin-Kristen untuk hidup damai berdampingan, Paus menuturkan, hari ini solidaritas Muslimin dan Kristen di Eropa jauh lebih penting dari sebelumnya.

 

Paus menolak segala bentuk hubungan antara Islam dan ekstremisme di Eropa. Ia juga mengecam perilaku negara-negara Eropa terhadap para pengungsi Muslim yang mengucilkan mereka. (HS)

Add comment


Security code
Refresh