Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Senin, 09 Mei 2016 14:56

Perangi Terorisme, Perancis Umumkan Rencana Baru

Perangi Terorisme, Perancis Umumkan Rencana Baru

Perdana Menteri Perancis Manuel Valls pada Senin (9/5/2016), mengumumkan rencana aksi baru untuk melawan terorisme dan radikalisme di negara itu.

 

Menurut laporan majalah Le Point, Valls mengatakan bahwa rencana aksi baru untuk memerangi terorisme dan radikalisme mencakup langkah-langkah yang sudah diambil sebelumnya dan tindakan baru, khususnya pengawasan terhadap pemuda radikal yang berpotensi bergabung dengan kelompok militan.

 

Valls memenuhi undangan komite antar-kementerian untuk pencegahan kejahatan dan radikalisasi (CIPDR), untuk menyajikan rencana aksi baru terhadap terorisme dan radikalisme di hadapan beberapa menteri.

 

"Lebih kurang ada 80 langkah-langkah, termasuk 50 langkah baru yang belum pernah diambil sebelumnya," ujarnya seusai pertemuan tersebut.

 

Valls lebih lanjut menerangkan, rancana itu juga mempertimbangkan langkah-langkah yang sudah diadopsi sejak awal kepemimpinan Presiden Francois Hollande dalam undang-undang anti-terorisme.

 

Rencana pertama yang diadopsi pada April 2014, diperkuat dengan langkah-langkah baru menyusul serangan teror di Paris pada November 2015.

 

Perancis telah menjadi target utama serangan kelompok teroris Daesh di antara negara-negara Eropa lainnya. (RM)

Add comment


Security code
Refresh