Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Selasa, 31 Mei 2016 10:13

Malaysia Minta Friksi sejumlah Anggota ASEAN dan Cina Diselesaikan

Malaysia Minta Friksi sejumlah Anggota ASEAN dan Cina Diselesaikan

Perdana Menteri Malaysia, Najib Tun Razak menuntut diselesaikannya friksi empat anggota ASEAN dengan Beijing terkait sengketa wilayah di Laut Cina Selatan.

 

IRNA Senin (30/5) di laporannya menyebutkan, Tun Razak di acara pembukaan sidang Asia-Pasifik ke 30 di Kuala Lumpur mengaku optimis bahwa negara-negara Asia Tenggara melalui kode etik tepat terkait Laut Cina Selatan mampu memeprcepat proses pembangunan di kawasan ini.

 

Najib Tun Razak seraya menekankan solusi damai bagi sengketa yang ada dengan bertumpu pada diplomasi serta dialog menjelaskan bahwa friksi ini harus diselesaikan melalui komitmen terhadap nila, etika dan prinsip hukum internasional.

 

Perdana menteri Malaysia lebih lanjut menuntut untuk menjaga hubungan dekat dan sehat dengan tetangga dan sahabat serta memperluas kerjasama guna mempertahankan sebuah ekonomi yang kuat.

 

Di akhir pidatonya, Najib Tun Razak menekankan bahwa pemerintah Malaysia bertekad memerangi radikalisme dan kekerasan serta fokus pada kebutuhan dan tuntutan rakyat.

 

Menurut sumber ini, Malaysia, Vietnam, Filipina dan Brunei Darussalam, empat anggota ASEAN terlibat sengketa kepemilikan kepulauan di Laut Cina Selatan dengan Beijing.

 

Disebutkan pula bahwa di sidang Asia-Pasifik ke 30, Nasser Hadian, pengamat dan dosen ilmu politik Universitas Tehran juga hadir dan menyampaikan pidatonya hari Selasa (31/5) sore. (MF)

 

Add comment


Security code
Refresh