Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Senin, 30 Mei 2016 10:41

PBB Khawatir Tensi Politik di Kamboja

PBB Khawatir Tensi Politik di Kamboja

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ahad (29/5) mengungkapkan kekhawatirannya atas eskalasi tensi politik di Kamboja termasuk upaya penangkapan aktivis politik.

 

Seperti diberitakan Reuters, Devi Palanivelu, juru bicara resmi PBB mengatakan, "Sekjen PBB Ban Ki moon sangat khawatir dengan eskalasi tensi antara partai berkuasa dan oposisi di Kamboja, khususnya penangkapan atau upaya untuk menangkap oposan."

 

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen pekan lalu menyatakan, pemilu mendatang akan digelar Januari 2018.

 

Di sisi lain, para pemimpin kubu oposisi mendapat sejumlah dakwaan hukum. Menurut kubu ini, langkah tersebut bermotif politik dan ditujukan untuk menggagalkan persaingan dengan perdana menteri di pemilu mendatang.

 

Pemilu terbaru di Kamboja digelar tahun 2013. Pemilu ini termasuk kendala paling serius bagi kekuasaan perdana menteri Kamboja yang telah bekuasa sejak tiga dekade lalu hingga kini. (MF)

 

 

Add comment


Security code
Refresh