Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Jumat, 03 Juni 2016 01:55

Presiden Tunisia Desak Pembentukan Pemerintahan Baru

Presiden Tunisia Desak Pembentukan Pemerintahan Baru

Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi pada Kamis (2/6/2016) menyerukan negosiasi antara partai-partai politik, serikat pekerja dan kubu independen untuk membentuk pemerintah persatuan baru di negaranya.

 

Menurut laporan Reuters, Essebsi mengatakan pembentukan pemerintah persatuan baru akan membantu reformasi ekonomi dalam upaya untuk meredam ketegangan sosial di Tunisia.

 

"Ini adalah waktu untuk perubahan dan untuk keberanian," tegas Essebsi dalam sebuah wawancara televisi. "Kami membutuhkan alternatif yang lebih berani yang dapat menerapkan hukum dan mengatasi pengangguran," tambahnya.

 

Dia mengatakan akan bertemu dengan presiden Serikat Pekerja Umum Tunisia (UGTT) untuk mengundang mereka ke pemerintah persatuan baru.

 

UGTT telah menjadi salah satu penentang utama program penghematan pemerintah dan baru-baru ini mengancam akan menyerukan aksi mogok. (RM)

Add comment


Security code
Refresh