Hizbullah: Kami Ingin Militer Lebanon yang Kuat dan Berwibawa

Font Size

Print

SHARE

Tweet it Digg it Google

Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrullah menyatakan, "Penjualan senjata  ke Suriah dilarang akan tetapi senjata dalam jumlah besar dari berbagai negara terjual karena mereka yakin tidak satu pun pelurunya ditembakkan ke arah Israel."

 

FNA (25/5) melaporkan, Sayid Nasrullah pada pidato memperingati hari pembebasan wilayah Lebanon selatan dari pendudukan Israel dan mengatakan, "Kita semua menginginkan militer yang perkasa dalam menjaga negara dan melaksanakan tugasnya. Akan tetapi apa saja yang telah kita lakukan untuk mempersenjatai militer ini dan mempersiapkan perlengkapan logistiknya serta menciptakan kebesaran dan kewibawaannya?"

 

Sekjen Hizbulah Lebanon menambahkan bahwa sejak tahun 2005 tidak ada balasan yang terdengar dalam hal ini dan apapun yang munculnya adalah alasan dan uzur. "Karena Amerika Serikat memveto keberadaan seperti ini. Benar, Amerika Serikat tidak ingin militer Arab di kawasan yang terbentuk sehingga ingin melawan Israel, dipersenjatai."

 

Melanjutkan pidatonya, Sayid Nasrullah mengatakan, "Setiap kali ada perlawanan terhadap segala bentuk agresi di Lebanon, termasuk serangan Israel, maka di sana akan tampak jelas nama rakyat Lebanon dan nama itu adalah muqawama. Yang saya maksud di sini bukan muqawama Hizbullah. Di Lebanon banyak upaya dan kerja keras di Lebanon dari banyak pihak mulai dari brigade, aparat dan partai-partai. Sekarang Lebanon memiliki kekuatan yang mengalahkan Israel dan mengusirnya dari Beirut, Al-Jabal, Seida, Sour dan Rashia dan setelah itu mengeluarkannya dari perbatasan sampai akhirnya perang pada bula Juli dan pasca perang…  rakyat Lebanon tidak punya apa-apa selain ini, akan tetapi yang dimiliki Lebanon saat ini saja, banyak pihak di Lebanon yang ingin melenyapkannya.(IRIB Indonesia/MZ)

Tags:

Comments

Name
Mail Address
Description