AS Akan Buka Pembicaraan dengan Taliban
Amerika Serikat akan mengadakan pembicaraan dengan perwakilan Taliban dalam beberapa hari mendatang setelah kelompok militan itu membuka kantor di ibukota Qatar, Doha, kata sumber-sumber resmi.
Seorang pejabat senior AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan pada Selasa (18/6) bahwa, "Saya pikir AS akan mengadakan pertemuan formal pertama dengan Taliban di Doha."
Gedung Putih mengatakan, pembicaraan dengan wakil-wakil Taliban di Doha mungkin akan dilangsungkan hari Kamis.
Mengenai keberadaan kantor Taliban di Qatar, juru bicara kelompok itu, Zabiullah Mujahid mengatakan pembukaan kantor ini ditujukan untuk memulai "dialog antara Taliban dan dunia internasional."
Presiden Afghanistan Hamid Karzai juga mengumumkan bahwa ia akan segera mengirim perwakilan dari Dewan Perdamaian Tinggi ke Qatar untuk mengadakan perundingan dengan Taliban.
Sumber yang dekat dengan kantor Taliban di Qatar mengatakan kesepakatan pertukaran tawanan akan dibahas di masa depan.
Menurut kesepakatan rahasia, tiga komandan Taliban yang dipenjara di Guantanamo akan dibebaskan dengan imbalan pembebasan prajurit AS, Bowe Beghdel, yang ditawan oleh Taliban sejak tahun 2009. (IRIB Indonesia/RM)