Intervensi Pilpres Iran, AS Sebut Dewan Garda Konstitusi tidak Transparan
AS kembali melancarkan intervensi baru terhadap urusan internal Iran. kali ini, wakil juru bicara kementerian luar negeri AS Rabu (22/5) melancarkan kritik terhadap Dewan Garda Konstitusi Iran.
Patrick Ventrell dalam wawancara dengan AFP menuding Dewan Garda Konstitusi tidak memenuhi tuntutan rakyat Iran dengan tidak meloloskan ratusan bakal calon yang mendaftar sebagai capres.
"Ratusan orang didiskualifikasi dengan kriteria yang tidak jelas", ujar Ventrell.
Statemen ini dikemukakan pejabat teras Washington di saat Amerika Serikat menggelar pemilu yang hanya menampilkan segelintir calon hanya dari kubu Partai Rebublik dan Demokrat.
Padahal Iran yang dikritik oleh AS tidak demokratis membuka lebar lebar pintu pendaftaran bagi siapapun yang mencalonkan diri dan memenuhi syarat.
Dewan Garda Konstitusi yang terdiri dari 12 orang ahli agama dan ahli hukum menetapkan delapan orang yang lolos sebagai capres Iran dengan kriteria yang jelas dan transparan. Bagi yang tidak menerima keputusan tersebut bisa mengajukan gugatan sesuai dengan prosedur yang berlaku. (IRIB Indonesia/PH)