Hari ini Iran Peringati Wafatnya Imam Khomeini

Font Size

Print

SHARE

Tweet it Digg it Google

Iran memperingati wafatnya pendiri Republik Islam, Ayatullah Udzma Sayyid Ruhullah Khomeini.

 

Pada peringatan ke-24 kali ini, warga Iran di seluruh negeri berkabung mengenang kematian Imam Khomeini.

 

Jutaan warga Iran dan sejumlah besar pejabat negara itu bersama tamu undangan berkumpul di kompleks Makam Imam Khomeini di selatan ibukota Iran, Tehran menghadiri peringatan wafatnya bapak pendiri Republik Islam itu.

 

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei hadir dan menyampailkan ceramah dalam pertemuan tersebut.

 

Cucu Imam Khomeini, Hojjatoleslam Sayyid Hassan Khomeini juga menyampaikan pidatonya pada Selasa (4/6).

 

Setiap tahun, jutaan orang Iran dari seluruh penjuru negeri datang ke Tehran untuk memberikan penghomatan kepada almarhum Imam Khomeini sebagai bapak pendiri Republik Islam.

 

Imam Khomeini lahir di kota Khomein pada tanggal 24 September 1902. Beliau dibesarkan dari keluarga ulama yang selama beberapa generasi telah mengabdikan hidup mereka untuk memberikan bimbingan agama kepada masyarakat. Ruhullah muda memulai jenjang pendidikannya dengan menghafal Al-Qur'an dan kemudian melanjutkan studi ke Arak (1920-1921) dan Qom (1923) untuk menyelesaikan studi agamanya.

 

Selama tahun 1930, Imam Khomeini mendedikasikan waktunya untuk mengajar hukum Islam di Qom.

 

Pada tahun 1961, Ayatullah Khomeini secara bertahap memasuki arena politik. Imam Khomeini mengubah kehidupan Iran dan mengawal bangsanya lewat salah satu gerakan revolusioner terbesar dalam sejarah kontemporer.

 

Imam Khomeini meninggal pada tanggal 3 Juni 1989, sebelas hari setelah ia dibawa ke rumah sakit untuk operasi guna menghentikan pendarahan internal pada Mei 1989.

 

Setelah Imam Khomeini, Ayatullah Sayid Ali Khamenei diangkat sebagai Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran melalui pemilihan oleh dewan ahli kepemimpinan.(IRIBIndonesia/PH)

Tags:

Comments

Name
Mail Address
Description