Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian

Oleh: Ina Salma Febriany

 

Suasana khidmat memenuhi Auditorium Adhyana, tempat diselenggarakannya konferensi tingkat dunia bertajuk International Conference Islamic Media (ICIM) di Wisma Antara, 25- 26 Mei 2016. Konferensi ini diikuti oleh berbagai media Islam di dunia, termasuk Palestina.

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, banyak peluang bagi kerjasama bilateral, regional dan internasional antara Republik Islam dan Swedia.

Panglima Angkatan Laut Militer Republik Islam Iran, Laksamana Habibollah Sayyari menyatakan, pasukan ini dengan kehadiran armadanya di perairan internasional, telah menunjukkan kekuatannya kepada dunia.

Kandidat finalis Partai Republik dalam pemilu presiden Amerika Serikat mengecam keras media. Donald Trump dalam jumpa pers di kota New York baru-baru ini mengatakan, media sangat menipu dan tidak adil, dan seharunya malu dengan kinerjanya tersebut.

Oleh: Dyah Sulistyorini

 

Mari semua orang bayangkan ada sebuah keluarga yang kaku, keras, otoriter dalam menerapkan pola hubungan orangtua dengan anak.

 

Biasanya anak-anak diperlakukan dengan sangat disiplin, tepat waktu dalam segala hal dan secara mekanis disiapkan target yang  harus diraih ditiap jenjang pendidikannya. Kemungkinan besar anak-anak tersebut akan mengalami ketakutan dan kecemasan karena kontrol yang berlebihan.

Sekjen Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Jens Stoltenberg mengkonfirmasi keputusan organisasi ini untuk meningkatkan kehadiran defensifnya di Eropa timur.

Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap Mohammed Badie, Pemimpin Ikhwanul Muslimin dan 35 anggota kelompok ini. Keputusan tersebut menunjukkan kelanjutan kebijakan anti-Ikhwanul Muslimin oleh pemerintahan Abdel Fattah El Sisi, Presiden Mesir.

Miilter Jepang mereaksi uji coba rudal Korea Utara dengan menyiagakan pasukan militernya.

Hingga hari ini konflik pertanahan atau konflik lahan terus menghiasi pemberitaan media massa, seperti konflik abadi yang sulit diminimalisasi, malah terus meningkat. Pada tahun 2012, Badan Pertanahan Nasional (BPN) merilis laporan kasus sengketa lahan di seluruh Indonesia totalnya 4.005 perkara. Jumlah ini merupakan akumulasi dari konflik yang belasan tahun belum selesai.

Seiring dengan perilisan vonis zalim terhadap para aktivis politik di Bahrain dan Arab Saudi, Dewan Hak Asasi Manusia PBB di laporannya menyebut kedua negara ini sebagai pelanggar HAM terbesar di dunia.