Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Rabu, 01 Juni 2016 17:23

Kekuatan AL Iran di Perairan Internasional

Kekuatan AL Iran di Perairan Internasional

Panglima Angkatan Laut Militer Republik Islam Iran, Laksamana Habibollah Sayyari menyatakan, pasukan ini dengan kehadiran armadanya di perairan internasional, telah menunjukkan kekuatannya kepada dunia.

Sayyari mengemukakan hal itu pada Rabu 1 Juni 2016, pada acara penyambutan armada ke-40 Angkatan Laut Iran yang kembali dari misi di perairan internasional serta pelepasan armada ke-41 di pelabuhan Bandar Abbas, Iran selatan. Dia menilai Angkatan Laut Iran sebagai manifestas kekuatan rakyat Iran di laut.

 

Laksamana Sayyari menjelaskan bahwa rakyat Iran memiliki identitas dan kekuatan seraya menambahkan, pasukan Angkatan Laut Republik Islam Iran dengan mengirim armadanya ke perairan internasional dan jauh, telah melaksanakan manajemen Rahbar terkait manifestasi kekuatan bangsa Iran di laut.

 

Armada ke-40 Angkatan Laut Republik Islam Iran, terdiri dari kapal frigat Iran Alborz dan kapal logistik "Iran Tonb" bersama 274 personil, memulai misinya pada 3 April lalu untuk melakukan patroli intelijen, dan setelah masa tugas selama 55 hari dan menempuh 6.870 mil laut, kembali merapat di pelabuhan Iran.

 

Armada itu melaksanakan semumlah misi termasuk pelaksanaan instruksi Rahbar yaitu menjaga kepentingan Republik Islam Iran di perairan yang jauh, menjaga keamanan jalur perkapalan, pemberantasan aktivitas bajak laut, serta mengidentifikasi kemampuan bertahan di laut tanpa dukungan dari darat.

 

Identifikasi 36 unit apung dan penerbangan militer, pengawasan 762 unit militer dan non-militer yang melintasi Teluk Aden, monitoring 123 kapal dagang dan tanker minyak, pelaksanaan 104 jam pelatihan ilmiah dan lapangan kepada para anggota armada, serta singgah di pelabuhan Salalahdi Oman untuk menyampaikan pesan perdamaian dan persahabat Republik Islam kepada seluruh negara dan bangsa dunia.

 

Armada ke-41 Angkatan Laut Iran terdiri dari sebuah kapal frigat "Syahid Naqadi" dan sebuah kapal logistik "Lavan", akan melakukan operasi militer di perairan internasional. Republik Islam Iran memiliki kepentingan strategis dan makro di laut di mana Angkatan Laut Iran mengupayakan keamanan dan menjaga jalur perkapalan bagi Republik Islam Iran.

 

Angkatan Laut Republik Islam Iran juga hadir di utara Samudera India khususnya di Teluk Aden yang sering tidak aman karena aktivitas para bajak laut. Kehadiran armada laut Iran di perairan internasional dapat menjaga jalur perkapalan dan pelayaran Iran serta sekaligus membuktikan kekuatan bangsa Iran. (MZ)

Add comment


Security code
Refresh