Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Minggu, 21 Februari 2016 16:12

Referendum di Mesir dan Suriah

Referendum di Mesir dan Suriah

58 tahun yang lalu, tanggal 21 Februari 1958, rakyat Mesir dan Suriah dalam sebuah referendum menyetujui didirikannya negara gabungan yang diberi nama Republik Persatuan Arab (RPA). Selain itu, rakyat kedua negara juga memilih Gamal Abdul Anser sebagai presiden negara gabungan yang baru didirikan tersebut. Beberapa waktu kemudian, Yaman juga ikut serta dalam RPA.

 

 

Tujuan didirikannya negara gabungan Arab ini khususnya untuk menggalang persatuan bangsa-bangsa Arab dalam menghadapi rezim ZionisIsrael. Dalam Republik Persatuan Arab ini, terdapat pemerintahan terpisah yang kebijakanya ditentukan bersama oleh sebuah Dewan Tinggi. Namun, negara gabungan ini hanya bertahan tiga tahun dan bubar tahun 1961.

Add comment


Security code
Refresh