Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Sabtu, 20 Februari 2016 08:38

Perang Perancis-Meksiko Berakhir

Perang Perancis-Meksiko Berakhir

150 tahun yang lalu, tanggal 20 Februari 1866, berakhirlah perang antara Perancis dengan Meksiko yang telah meletus sejak tahun 1862. Meksiko meraih kemerdekaan pada tahun 1810. Namun situasi di negara itu tak kunjung stabil karena didera berbagai peperangan, di antaranya melawan AS yang berakhir dengan dicaploknya sebagian kawasan Meksiko ke dalam wilayah AS dan Perang Reformasi yang berakhir dengan hutang bertimbun dari Inggris, Perancis, dan Spanyol.

 

 

Karena pemerintah Meksiko berhenti membayar hutang, tentara ketiga negara itu datang Meksiko pada tahun 1862. Kemudian Inggris dan Spanyol keluar dari Meksiko segera setelah mereka melihat bahwa Perancis lebih bertujuan mencari kekuasaan politik daripada menagih hutang. Kaisar Perancis, Napoleon, mengambil kesempatan itu dengan menduduki Meksiko. Meksiko City direbut Perancis tahun 1863 dan Presiden Meksiko saat itu, Benito Juarez, melarikan diri dari ibukota.

 

Tahun 1864, seorang tokoh konservatif Meksiko bernama Maxmilian, yang merupakan saudara Kaisar Austria, diangkat sebagai Kaisar Meksiko atas dukungan Napoleon. Perlawanan kelompok liberal di bawah pimpinan Benito Juarez dan  tekanan dari Amerika Serikat, membuat Napoleon akhirnya menarik pasukannya dari Meksiko tahun 1866.

Add comment


Security code
Refresh