Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Kamis, 18 Februari 2016 12:12

Tentara Perancis Kalah di Aljazair

Tentara Perancis Kalah di Aljazair

182 tahun yang lalu, tanggal 18 Februari 1834, tentara Perancis yang sejak tahun 1830 menjajah Aljazair, mengalami kekalahan telak melawan pasukan Amir Abdul Qadir Aljazairy.

 

 

Sepertiga tentara Perancis tewas dalam pertempuran itu dan setengah dari tentara yang masih hidup menjadi tawanan perang. Perancis yang baru pertama kalinya mengalami kekalahan besar di Afrika, menawarkan perdamaian. Namun, pemimpin perjuangan rakyat Aljazair, Amir Abdul Qadir Aljazairy itu menolak tawaran damai itu dan meneruskan perjuangannya sehingga hampir seluruh kawasan Aljazair berhasil dibebaskan.

 

Namun pada tahun 1836, tentara Perancis kembali mengalahkan pasukan Abdul Qadir dan setahun kemudian ditandatangani perjanjian di antara kedua pihak.  Perjanjian itu di antaranya berisi kesediaan Perancis untuk mengakui pemerintahan Abdul Qadir, tetapi tahun 1839, Perancis melanggar perjanjian dan perang kembali meletus.

 

Dalam perang ini, Perancis menambah pasukannya dalam jumlah besar dan menggunakan staregi penghancuran terhadap basis-basis militer  Abdul Qadir. Selain itu, tentara Perancis juga membuat rakyat kelaparan dengan cara menghancurkan ladang, kebun buah, and hewan ternak. Akhirnya, Amir Abdul Qadir terpaksa menyerah pada tahun 1847 dan dipenjarakan di Perancis. Penjajahan Perancis di Aljazair terus berlangsung hingga tahun 1962.

Add comment


Security code
Refresh