Situs ini diskontinyu. Kami telah pindah ke Parstoday Indonesian
Minggu, 22 November 2015 12:13

Teologi Transformatif

Oleh: Muhammad Anis*

Teologi berasal dari dua kata: theos (Tuhan) dan logos (logika, ucapan, wacana). Secara sederhana didefinisikan oleh A.H. Strong sebagai “ilmu tentang Tuhan serta hubungan Tuhan dengan alam semesta”. Sedangkan Thomas Aquinas mendefinisikannya secara spesifik sebagai “pikiran Tuhan, ajaran Tuhan, dan membimbing menuju Tuhan" (theology is taught by God, teaches by God, and leads to God).

Oleh: Muhammad Ma’ruf

 

Saya mulai pendahuluan tulisan ini dengan kutipan di sosmed yang bisa mewakili ketidak setujuan SK  Bima Arya dengan pertanyaan,.. mengapa?

 

“Warga NU setiap tahun memperingati haul pendiri dan tokoh-tokoh besarnya, komunitas pembela HAM tiap tahun memperingati haul Munir dan Baharuddin Lopa,  umat Kristiani tiap tahun memperingati haulnya Isa al Masih, ikhwan HT tiap tahun memperingati haul runtuhnya khilafah Turki-Utsmani... semuanya aman-aman saja... tidak ada yg protes... mengapa ketika komunitas Syiah memperingati haul cucu Nabi Saw dan salah satu dari imamnya, malah banyak yang reaktif?”

Selasa, 07 Juli 2015 16:22

Bertopeng dengan Palestina

Ammar Fauzi Heryadi

 

Menjelang hari dunia Yaumul Quds yang jatuh pada Jumat terakhir dari bulan suci Ramadhan, masyarakat dunia kembali menemukan momentum madani untuk mempertahankan pembelaan atas Palestina. Hari itu krusial sepanjang isu Palestina penting dituntaskan. Palestina sudah identik dengan isu politik dalam skala internasional, menjadi titik uji politik luar negeri sejumlah negara dari berbagai kawasan, termasuk Indonesia di Asia Tenggara. Di berbagai forum internasional tinggi tinggi, masyarakat dunia kerap menunggu serangkaian reaksi, di antaranya, terkait dengan entah Palestina atau Israel.

Imam Khomeini ra pendiri Revolusi Islam Iran, mengumumkan hari Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Qods sedunia dan hari dukungan atas perjuangan bangsa tertindas Palestina. Sama seperti di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini masyarakat dunia khususnya umat Islam telah mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam pawai akbar Hari Qods Sedunia dan kembali mendukung perjuangan warga tertindas Palestina serta mengungkap esensi penjajah dan agresor rezim Zionis dan para pendukungnya.

Selasa, 16 Juni 2015 15:13

Menuju Tuhan di Bulan Suci

Waktu begitu cepat berlalu. Entah yang keberapa kali siklus siang dan malam telah kita lewati dalam kehidupan ini. Anak-anak tumbuh menjadi remaja, kemudian beranjak dewasa dan tua. Satu-persatu datang, dan pergi meninggalkan alam dunia ini. Lalu, apa yang sudah disiapkan untuk menyambut datangnya kematian yang tidak pernah diduga dan dipastikan, kapan akan datang menjemput. Rutinitas kehidupan acapkali membuat kita lalai untuk mempersiapkan diri menyambut kematian dan mengisi kehidupan ini sesuai tuntunan agama.

Beberapa waktu lalu, rakyat Irak kehilangan salah satu ulama pejuang anti-despotisme.  Ayatullah Syeikh Muhammad Mahdi Asefi, salah satu ulama pejuang Irak pada tanggal 4 Juni meninggal dunia karena sakit  di usia 78 tahun di kota Qom. Jenazah ulama rabbani ini dimakamkan di kompleks pemakaman Wadi al-Salam di kota Najaf, Irak. Di kota Najaf, banyak ulama dan politisi termasuk PM Irak, Haydar al-Abadi  menghadiri acara pemakaman Ayatullah Asefi.

Al-Quran adalah musim semi hati dan telaga ilmu pengetahuan, hati tidak memperoleh penerangan kecuali dengannya. Ucapan hikmah ini merupakan salah satu penggambaran Imam Ali as tentang kitab suci tersebut. Para pemuka agama menyampaikan ratusan kalimat yang indah dan penuh hikmah untuk menjelaskan berbagai aspek dan keagungan al-Quran serta mendorong kaum Muslim untuk membaca dan merenunginya. Keindahan kata,kekayaan isi, dan kefasihan kalam membuat umat Islam menaruh perhatian khusus terhadap al-Quran dan mereka tekun membacanya. Allah Swt dalam surat al-Muzzammil ayat 20 berfirman, “Bacalah apa yang mudah (bagimu) dari al-Quran…”

Segala puji bagi Allah, Tuhan Pengatur alam semesta. Shalawat dan salam Allah Swt kita kirimkan kepada Junjungan kita Nabi Besar Muhammad, keluarganya yang suci, dan sahabatnya yang mulia.

Selasa, 10 Maret 2015 15:46

Kegiatan Amal dan Berbagi Kebahagiaan

Salah satu anugerah terindah Tuhan kepada manusia adalah nikmat kebahagiaan, kesenangan, dan cinta. Budaya dan ajaran Islam menaruh perhatian khusus terhadap masalah kebahagiaan,kesenangan, dan kepuasan.Islam dengan cara yang sederhana mengajarkan manusia tentang cara memanfaatkan kebahagiaan,menikmati kehidupan, dan merasa puas dengannya. Islam bahkan memberi pahala atas sebuah senyum yang dihadiahkan untuk orang lain dan menganggapnya sebagai perbuatan mulia. Oleh karena itu, Islam memberi perhatian serius terhadap masalah kebahagiaan dan melestarikannya sehingga bisa mengobati rasa dahaga manusia.

Kamis, 26 Februari 2015 11:01

Al-Quran Terjaga dari Distorsi

Agama Islam sebagai agama abadi memiliki rangkaian ajaran dari akidah hingga akhlak, yang jika dijalankan dengan benar akan membawa ke arah kebahagiaan dunia dan akhirat. Komitmen terhadap ajaran Islam akan membimbing setiap orang mencapai kesempurnaan. Sebab Islam adalah  agama berpijak pada fitrah manusia dan sesuai dengan kebutuhannya. Allah swt menjelaskan sumber aturan agama fitrawi ini dalam kitab suci al-Quran.

Minggu, 22 November 2015 12:13

Teologi Transformatif

Oleh: Muhammad Anis*

Teologi berasal dari dua kata: theos (Tuhan) dan logos (logika, ucapan, wacana). Secara sederhana didefinisikan oleh A.H. Strong sebagai “ilmu tentang Tuhan serta hubungan Tuhan dengan alam semesta”. Sedangkan Thomas Aquinas mendefinisikannya secara spesifik sebagai “pikiran Tuhan, ajaran Tuhan, dan membimbing menuju Tuhan" (theology is taught by God, teaches by God, and leads to God).

Oleh: Muhammad Ma’ruf

 

Saya mulai pendahuluan tulisan ini dengan kutipan di sosmed yang bisa mewakili ketidak setujuan SK  Bima Arya dengan pertanyaan,.. mengapa?

 

“Warga NU setiap tahun memperingati haul pendiri dan tokoh-tokoh besarnya, komunitas pembela HAM tiap tahun memperingati haul Munir dan Baharuddin Lopa,  umat Kristiani tiap tahun memperingati haulnya Isa al Masih, ikhwan HT tiap tahun memperingati haul runtuhnya khilafah Turki-Utsmani... semuanya aman-aman saja... tidak ada yg protes... mengapa ketika komunitas Syiah memperingati haul cucu Nabi Saw dan salah satu dari imamnya, malah banyak yang reaktif?”

Selasa, 07 Juli 2015 16:22

Bertopeng dengan Palestina

Ammar Fauzi Heryadi

 

Menjelang hari dunia Yaumul Quds yang jatuh pada Jumat terakhir dari bulan suci Ramadhan, masyarakat dunia kembali menemukan momentum madani untuk mempertahankan pembelaan atas Palestina. Hari itu krusial sepanjang isu Palestina penting dituntaskan. Palestina sudah identik dengan isu politik dalam skala internasional, menjadi titik uji politik luar negeri sejumlah negara dari berbagai kawasan, termasuk Indonesia di Asia Tenggara. Di berbagai forum internasional tinggi tinggi, masyarakat dunia kerap menunggu serangkaian reaksi, di antaranya, terkait dengan entah Palestina atau Israel.

Imam Khomeini ra pendiri Revolusi Islam Iran, mengumumkan hari Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Qods sedunia dan hari dukungan atas perjuangan bangsa tertindas Palestina. Sama seperti di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini masyarakat dunia khususnya umat Islam telah mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam pawai akbar Hari Qods Sedunia dan kembali mendukung perjuangan warga tertindas Palestina serta mengungkap esensi penjajah dan agresor rezim Zionis dan para pendukungnya.

Selasa, 16 Juni 2015 15:13

Menuju Tuhan di Bulan Suci

Waktu begitu cepat berlalu. Entah yang keberapa kali siklus siang dan malam telah kita lewati dalam kehidupan ini. Anak-anak tumbuh menjadi remaja, kemudian beranjak dewasa dan tua. Satu-persatu datang, dan pergi meninggalkan alam dunia ini. Lalu, apa yang sudah disiapkan untuk menyambut datangnya kematian yang tidak pernah diduga dan dipastikan, kapan akan datang menjemput. Rutinitas kehidupan acapkali membuat kita lalai untuk mempersiapkan diri menyambut kematian dan mengisi kehidupan ini sesuai tuntunan agama.

Beberapa waktu lalu, rakyat Irak kehilangan salah satu ulama pejuang anti-despotisme.  Ayatullah Syeikh Muhammad Mahdi Asefi, salah satu ulama pejuang Irak pada tanggal 4 Juni meninggal dunia karena sakit  di usia 78 tahun di kota Qom. Jenazah ulama rabbani ini dimakamkan di kompleks pemakaman Wadi al-Salam di kota Najaf, Irak. Di kota Najaf, banyak ulama dan politisi termasuk PM Irak, Haydar al-Abadi  menghadiri acara pemakaman Ayatullah Asefi.

Al-Quran adalah musim semi hati dan telaga ilmu pengetahuan, hati tidak memperoleh penerangan kecuali dengannya. Ucapan hikmah ini merupakan salah satu penggambaran Imam Ali as tentang kitab suci tersebut. Para pemuka agama menyampaikan ratusan kalimat yang indah dan penuh hikmah untuk menjelaskan berbagai aspek dan keagungan al-Quran serta mendorong kaum Muslim untuk membaca dan merenunginya. Keindahan kata,kekayaan isi, dan kefasihan kalam membuat umat Islam menaruh perhatian khusus terhadap al-Quran dan mereka tekun membacanya. Allah Swt dalam surat al-Muzzammil ayat 20 berfirman, “Bacalah apa yang mudah (bagimu) dari al-Quran…”

Segala puji bagi Allah, Tuhan Pengatur alam semesta. Shalawat dan salam Allah Swt kita kirimkan kepada Junjungan kita Nabi Besar Muhammad, keluarganya yang suci, dan sahabatnya yang mulia.

Selasa, 10 Maret 2015 15:46

Kegiatan Amal dan Berbagi Kebahagiaan

Salah satu anugerah terindah Tuhan kepada manusia adalah nikmat kebahagiaan, kesenangan, dan cinta. Budaya dan ajaran Islam menaruh perhatian khusus terhadap masalah kebahagiaan,kesenangan, dan kepuasan.Islam dengan cara yang sederhana mengajarkan manusia tentang cara memanfaatkan kebahagiaan,menikmati kehidupan, dan merasa puas dengannya. Islam bahkan memberi pahala atas sebuah senyum yang dihadiahkan untuk orang lain dan menganggapnya sebagai perbuatan mulia. Oleh karena itu, Islam memberi perhatian serius terhadap masalah kebahagiaan dan melestarikannya sehingga bisa mengobati rasa dahaga manusia.

Kamis, 26 Februari 2015 11:01

Al-Quran Terjaga dari Distorsi

Agama Islam sebagai agama abadi memiliki rangkaian ajaran dari akidah hingga akhlak, yang jika dijalankan dengan benar akan membawa ke arah kebahagiaan dunia dan akhirat. Komitmen terhadap ajaran Islam akan membimbing setiap orang mencapai kesempurnaan. Sebab Islam adalah  agama berpijak pada fitrah manusia dan sesuai dengan kebutuhannya. Allah swt menjelaskan sumber aturan agama fitrawi ini dalam kitab suci al-Quran.

Minggu, 22 November 2015 12:13

Teologi Transformatif

Oleh: Muhammad Anis*

Teologi berasal dari dua kata: theos (Tuhan) dan logos (logika, ucapan, wacana). Secara sederhana didefinisikan oleh A.H. Strong sebagai “ilmu tentang Tuhan serta hubungan Tuhan dengan alam semesta”. Sedangkan Thomas Aquinas mendefinisikannya secara spesifik sebagai “pikiran Tuhan, ajaran Tuhan, dan membimbing menuju Tuhan" (theology is taught by God, teaches by God, and leads to God).

Oleh: Muhammad Ma’ruf

 

Saya mulai pendahuluan tulisan ini dengan kutipan di sosmed yang bisa mewakili ketidak setujuan SK  Bima Arya dengan pertanyaan,.. mengapa?

 

“Warga NU setiap tahun memperingati haul pendiri dan tokoh-tokoh besarnya, komunitas pembela HAM tiap tahun memperingati haul Munir dan Baharuddin Lopa,  umat Kristiani tiap tahun memperingati haulnya Isa al Masih, ikhwan HT tiap tahun memperingati haul runtuhnya khilafah Turki-Utsmani... semuanya aman-aman saja... tidak ada yg protes... mengapa ketika komunitas Syiah memperingati haul cucu Nabi Saw dan salah satu dari imamnya, malah banyak yang reaktif?”

Selasa, 07 Juli 2015 16:22

Bertopeng dengan Palestina

Ammar Fauzi Heryadi

 

Menjelang hari dunia Yaumul Quds yang jatuh pada Jumat terakhir dari bulan suci Ramadhan, masyarakat dunia kembali menemukan momentum madani untuk mempertahankan pembelaan atas Palestina. Hari itu krusial sepanjang isu Palestina penting dituntaskan. Palestina sudah identik dengan isu politik dalam skala internasional, menjadi titik uji politik luar negeri sejumlah negara dari berbagai kawasan, termasuk Indonesia di Asia Tenggara. Di berbagai forum internasional tinggi tinggi, masyarakat dunia kerap menunggu serangkaian reaksi, di antaranya, terkait dengan entah Palestina atau Israel.

Imam Khomeini ra pendiri Revolusi Islam Iran, mengumumkan hari Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Qods sedunia dan hari dukungan atas perjuangan bangsa tertindas Palestina. Sama seperti di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini masyarakat dunia khususnya umat Islam telah mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam pawai akbar Hari Qods Sedunia dan kembali mendukung perjuangan warga tertindas Palestina serta mengungkap esensi penjajah dan agresor rezim Zionis dan para pendukungnya.

Selasa, 16 Juni 2015 15:13

Menuju Tuhan di Bulan Suci

Waktu begitu cepat berlalu. Entah yang keberapa kali siklus siang dan malam telah kita lewati dalam kehidupan ini. Anak-anak tumbuh menjadi remaja, kemudian beranjak dewasa dan tua. Satu-persatu datang, dan pergi meninggalkan alam dunia ini. Lalu, apa yang sudah disiapkan untuk menyambut datangnya kematian yang tidak pernah diduga dan dipastikan, kapan akan datang menjemput. Rutinitas kehidupan acapkali membuat kita lalai untuk mempersiapkan diri menyambut kematian dan mengisi kehidupan ini sesuai tuntunan agama.

Beberapa waktu lalu, rakyat Irak kehilangan salah satu ulama pejuang anti-despotisme.  Ayatullah Syeikh Muhammad Mahdi Asefi, salah satu ulama pejuang Irak pada tanggal 4 Juni meninggal dunia karena sakit  di usia 78 tahun di kota Qom. Jenazah ulama rabbani ini dimakamkan di kompleks pemakaman Wadi al-Salam di kota Najaf, Irak. Di kota Najaf, banyak ulama dan politisi termasuk PM Irak, Haydar al-Abadi  menghadiri acara pemakaman Ayatullah Asefi.

Al-Quran adalah musim semi hati dan telaga ilmu pengetahuan, hati tidak memperoleh penerangan kecuali dengannya. Ucapan hikmah ini merupakan salah satu penggambaran Imam Ali as tentang kitab suci tersebut. Para pemuka agama menyampaikan ratusan kalimat yang indah dan penuh hikmah untuk menjelaskan berbagai aspek dan keagungan al-Quran serta mendorong kaum Muslim untuk membaca dan merenunginya. Keindahan kata,kekayaan isi, dan kefasihan kalam membuat umat Islam menaruh perhatian khusus terhadap al-Quran dan mereka tekun membacanya. Allah Swt dalam surat al-Muzzammil ayat 20 berfirman, “Bacalah apa yang mudah (bagimu) dari al-Quran…”

Segala puji bagi Allah, Tuhan Pengatur alam semesta. Shalawat dan salam Allah Swt kita kirimkan kepada Junjungan kita Nabi Besar Muhammad, keluarganya yang suci, dan sahabatnya yang mulia.

Selasa, 10 Maret 2015 15:46

Kegiatan Amal dan Berbagi Kebahagiaan

Salah satu anugerah terindah Tuhan kepada manusia adalah nikmat kebahagiaan, kesenangan, dan cinta. Budaya dan ajaran Islam menaruh perhatian khusus terhadap masalah kebahagiaan,kesenangan, dan kepuasan.Islam dengan cara yang sederhana mengajarkan manusia tentang cara memanfaatkan kebahagiaan,menikmati kehidupan, dan merasa puas dengannya. Islam bahkan memberi pahala atas sebuah senyum yang dihadiahkan untuk orang lain dan menganggapnya sebagai perbuatan mulia. Oleh karena itu, Islam memberi perhatian serius terhadap masalah kebahagiaan dan melestarikannya sehingga bisa mengobati rasa dahaga manusia.

Kamis, 26 Februari 2015 11:01

Al-Quran Terjaga dari Distorsi

Agama Islam sebagai agama abadi memiliki rangkaian ajaran dari akidah hingga akhlak, yang jika dijalankan dengan benar akan membawa ke arah kebahagiaan dunia dan akhirat. Komitmen terhadap ajaran Islam akan membimbing setiap orang mencapai kesempurnaan. Sebab Islam adalah  agama berpijak pada fitrah manusia dan sesuai dengan kebutuhannya. Allah swt menjelaskan sumber aturan agama fitrawi ini dalam kitab suci al-Quran.