Fox News: Rohani tidak Moderat, Obama Harus Dukung Kubu Oposisi Iran

Font Size

Print

SHARE

Tweet it Digg it Google

Salah satu stasiun televisi underbow kelompok neo-konservatif Amerika Serikat menyampaikan keraguan terkait kemoderatan Presiden baru Iran dan meminta Barack Obama, Presiden Amerika untuk memberikan dukungannya kepada kelompok-kelompok yang ingin menggulingkan Republik Islam.

 

Fox News sebagaimana dikutip Fars News (3/8) melaporkan, stasiun televisi yang berafiliasi ke kelompok neo-konservatif Amerika memperingatkan Obama untuk tidak menganggap Presiden baru Iran seorang moderat dan sebaliknya ia harus mendukung kelompok yang ingin menggulingkan Republik Islam.

 

Dalam laporan yang ditulis seorang rabi Yahudi, Abraham Cooper dan koleganya Harold Brackman itu, Hassan Rohani ditampilkan sebagai sosok yang menuntut agar para perusuh pada kerusuhan tahun 2009 dihukum gantung, ia juga dinilai dapat menciptakan perpecahan dalam perundingan nuklir antara Uni Eropa dan Amerika.

 

Mengutip John Kerry, Menteri Luar Negeri Amerika, laporan itu berusaha untuk menggambarkan pemilu presiden terbaru Iran yang berakhir dengan kemenangan Rohani, sebagai pemilu yang tidak adil dan memprotes Presiden baru Iran karena mendukung Presiden Suriah sebagai garis terdepan dalam perlawanan menghadapi rezim Israel.

 

Kedua penyusun laporan itu menyarankan agar Obama mendukung kelompok yang ingin menggulingkan pemerintahan Islam di Iran dan menyebut kelompok penentang pemerintah Islam sebagai jutaan warga Iran yang putus asa atas perubahan.

 

Mereka juga mengingatkan Obama bahwa Rohani terkait masalah nuklir Iran bukan pengambil keputusan akhir.

 

Fox News merupakan ikon pemikiran semacam ini di Amerika, arus pemikiran yang beberapa hari menjelang pergantian pemerintahan di Iran, mendorong disahkannya sanksi-sanksi berat terhadap Republik Islam. (IRIB Indonesia/HS)



 

Tags:

Comments

Name
Mail Address
Description