Analis: NATO, Tangan Imperialisme

Font Size

Print

SHARE

Tweet it Digg it Google

Seorang analis politik Amerika mengatakan NATO adalah "tangan militer imperialisme," yang menyebarkan terorisme dan penindasan di seluruh dunia.

"Saya sebut terorisme, karena jika Anda melihat puluhan ribu orang tewas di Libya akibat pemboman NATO. Di Yugoslavia, mereka melakukan serangan pesawat tak berawak, maupun  berbagai serangan dan menebar perang di seluruh dunia yang menciptakan ketakutan," kata aktivis Aksi Internasional John Parker kepada Press TV dari Chicago, di mana protes tersebut diselenggarakan menjelang KTT NATO.

John Parker mengecam kegiatan aliansi militer di seluruh dunia. "Ribuan dolar uang pembayar pajak AS dihabiskan oleh pemerintahan Presiden Barack Obama guna mengamankan kehadirannya di Afghanistan. Padahal dana itu dapat digunakan untuk meningkatkan perbaikan kondisi kehidupan di Amerika Serikat," tegasnya.

Pengeluaran militer yang tinggi terjadi di saat kelas menengah di negara itu sedang mengalami penurunan sistem pendidikan dan kesehatan.

"Di sini, di Chicago di mana kita berada terdapat 50 persen pengangguran di kalangan pemuda Afrika-Amerika, dan itu tak bisa dihindari," ungkapnya.

Ribuan pengunjuk rasa dari seluruh Amerika Serikat berkumpul di Chicago menjelang KTT NATO pada 21-22 Mei, ketika wakil dari 60 negara dijadwalkan akan bertemu untuk membahas beberapa isu, terutama perang di Afghanistan.

Puluhan aktivis perdamaian anti-NATO yang berunjuk rasa ditangkap selama beberapa minggu terakhir. (IRIB Indonesia/PH)

Tags:

Comments

Name
Mail Address
Description