Tafsir Rahnama: Surat Al-Falaq Ayat 4

Font Size

Print

SHARE

Tweet it Digg it Google

 

Ayat 4

 

وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ

 

Wa Min Sharri An-Naffāthāti Fī Al-`Uqadi

 

Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.

 

Ayat keempat dari al-Falaq ini diturunkan di Madinah, sehingga tergolong ayat-ayat Madani.

 

1. Perempuan di masa pengutusan Nabi Muhammad Saw menyihir orang dengan cara mengikat tali dan menghembusnya. Kata an-Naffatsaat fil ‘Uqadi berasal dari kata kerja "Nafatsa" disebutkan ketika seseorang menghembus dan mengeluarkan cairan dari dalam mulutnya (Mishbah). Kata "Nafatsa" berarti meniup dan disertai sedikit air ludah (Shihhah). Huruf "Alif dan Lam" dalam kata al-Naffatsaat berarti makrifat, sudah dikenal dan bersifat umum, tapi ketika dibandingkan dengan Ghasiqin dan Hasidin yang diungkapkan dengan bentuk nakirah, tidak dikenal dan bersifat umum, menunjukkan perempuan yang menyihir itu sudah dikenal.

 

2. Meniup tali simpul dan menyemburnya dengan air ludah dengan cara yang khusus merupakan salah satu cara menyihir orang lain dan memiliki dampak yang buruk bagi manusia.

 

Wa Min Sharri An-Naffāthāti Fī Al-`Uqadi

 

3. Penyihir adalah orang jahat dan menggangu orang lain.

 

Wa Min Sharri An-Naffāthāti Fī Al-`Uqadi

 

Menambahkan Syarr atau keburukan yang disebutkan dalam ayat sebelum dan sesudahnya dengan nakirah, tidak dikenal, sementara di ayat ini disebutkan dengan bentuk makrifah, sudah dikenal, menunjukkan generalisasi keburukan kepada seluruh penyihir.

 

4. Nabi Muhammad Saw berada dalam bahaya sihir para penyihir dan orang-orang yang meniup tali-tali yang disimpul secara khusus untuk mengganggu beliau.

 

Wa Min Sharri An-Naffāthāti Fī Al-`Uqadi

 

5. Berlindung kepada Allah Swt dari keburukan penyihir merupakan pesan ilahi  kepada Nabi Saw.

 

Qul ‘A'ūdhu... Wa Min Sharri An-Naffāthāti Fī Al-`Uqadi

 

6. Allah Swt Maha Kuasa untuk membatalkan sihir dan menggagalkan nafas para penyihir.

 

Wa Min Sharri An-Naffāthāti Fī Al-`Uqadi (IRIB Indonesia / Saleh Lapadi)

 

Sumber: Ali Akbar Rafsanjani, Tafsir Rahnama, Qom, Bostan Ketab.

 

Baca juga:

Tafsir Rahnama: Surat Al-Falaq Ayat 3

Tafsir Rahnama: Surat Al-Falaq Ayat 2

Tafsir Rahnama: Surat al-Falaq ayat 1

Tags:

Comments

Name
Mail Address
Description